HOME  ⁄  Geopolitik

Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Timur Laut Jepang, JMA Pastikan Tidak Ada Peringatan Tsunami

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Timur Laut Jepang, JMA Pastikan Tidak Ada Peringatan Tsunami
Foto: (Sumber:Ilustrasi - Bendera Jepang)

Pantau - Badan Meteorologi Jepang (Japan Meteorological Agency/JMA) melaporkan gempa bumi berkekuatan magnitudo awal 6,1 mengguncang wilayah timur laut Jepang pada Minggu pagi pukul 05.21 waktu setempat tanpa memicu peringatan tsunami.

Pusat gempa berada di Samudra Pasifik, lepas pantai Prefektur Iwate, dengan kedalaman sekitar 40 kilometer.

Guncangan gempa mencapai skala bawah 5 pada skala intensitas seismik Jepang yang memiliki rentang hingga 7.

Wilayah yang merasakan guncangan tersebut meliputi Prefektur Aomori dan Prefektur Iwate.

Fasilitas Nuklir Dilaporkan Aman

Tohoku Electric Power Co. melaporkan tidak ditemukan kondisi abnormal di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Higashidori di Prefektur Aomori maupun kompleks PLTN Onagawa di Prefektur Miyagi.

Japan Nuclear Fuel Ltd. juga memastikan tidak ada gangguan pada fasilitas pengolahan ulang bahan bakar nuklir di Rokkasho, Prefektur Aomori.

Terjadi Beberapa Hari Setelah Gempa Magnitudo 7,2

Gempa terbaru ini terjadi hanya beberapa hari setelah gempa berkekuatan magnitudo 7,2 mengguncang kawasan yang sama.

Gempa sebelumnya berpusat di lepas pantai Prefektur Iwate dengan kedalaman 44 kilometer dan menyebabkan sedikitnya 10 orang terluka, mengganggu layanan kereta cepat Shinkansen, serta memaksa sejumlah sekolah menghentikan sementara kegiatan belajar mengajar.

Pada gempa tersebut, guncangan mencapai skala atas 6 pada skala intensitas seismik Jepang di wilayah Hashikami, Prefektur Aomori.

Setelah kejadian itu, JMA mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi gempa dengan intensitas hingga skala di atas 6 yang masih dapat terjadi dalam sepekan berikutnya.

Penulis :
Gerry Eka