HOME  ⁄  Geopolitik

Trump Konfirmasi Militer AS Serang Sejumlah Target di Iran

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Trump Konfirmasi Militer AS Serang Sejumlah Target di Iran
Foto: (Sumber:Kapal-kapal komersial besar dan sebuah perahu kecil berlayar di perairan lepas pantai kota pelabuhan selatan Bandar Abbas, Iran pada 21 Juni 2026. Menyusul keputusan Amerika Serikat untuk melonggarkan blokade di Selat Hormuz, kapal-kapal dagang Iran mulai beroperasi dan menunjukkan peningkatan aktivitas di jalur perdagangan maritim penting di kawasan tersebut.)

Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan militer AS telah melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran sebagai respons atas dugaan pelanggaran perjanjian gencatan senjata oleh Teheran, sementara Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) juga mengonfirmasi operasi tersebut.

Trump mengatakan, "Pesawat Amerika Serikat baru saja menyerang lokasi penyimpanan rudal dan drone Iran, serta lokasi radar pantai."

Menurut Trump, serangan itu dilakukan sebagai respons atas tindakan Iran yang disebut kembali melanggar kesepakatan gencatan senjata.

Trump mengungkapkan, "Ini merupakan respons atas pelanggaran perjanjian gencatan senjata, lagi!"

Serangan Menyasar Sejumlah Lokasi

Sebelumnya, media Iran melaporkan adanya serangan di Pulau Qeshm, dekat Kota Sirik, serta di sekitar Kota Pelabuhan Bandar-e Lengeh di wilayah selatan Iran.

CENTCOM turut mengonfirmasi telah menyerang sejumlah target di Iran.

Menurut CENTCOM, serangan tersebut dilakukan sebagai tanggapan atas dugaan serangan Iran terhadap sebuah kapal niaga yang melintasi Selat Hormuz.

Trump Peringatkan Tindakan Militer Lebih Luas

Trump memperingatkan Amerika Serikat dapat mengambil tindakan militer yang lebih luas apabila situasi terus memburuk.

Ia mengatakan, "Mungkin akan tiba saatnya ketika kami tidak lagi dapat bersikap masuk akal, dan akan dipaksa untuk menyelesaikan secara militer pekerjaan yang telah kami mulai dengan sangat sukses. Jika itu terjadi, Republik Islam Iran tidak akan ada lagi!"

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pemerintah Iran terkait pernyataan Trump maupun konfirmasi CENTCOM tersebut.

Penulis :
Gerry Eka