
Pantau - Perdana Menteri Slovakia Robert Fico menyatakan dokumen akhir Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO di Ankara tidak akan mewajibkan negara-negara anggota memberikan bantuan keuangan kepada Ukraina, berdasarkan tanggapan tertulis dari Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte menjelang pertemuan pada 7–8 Juli 2026.
Slovakia Tegaskan Tidak Akan Biayai Bantuan Militer Ukraina
Robert Fico mengatakan telah menerima surat dari Sekretaris Jenderal NATO yang menegaskan deklarasi KTT di Ankara tidak mengharuskan negara anggota mengambil keputusan pendanaan bagi Ukraina.
Ia mengungkapkan, "Saya menerima tanggapan tertulis dari Sekretaris Jenderal NATO yang secara tegas menyatakan bahwa deklarasi yang akan diadopsi di Ankara tidak akan mewajibkan negara anggota NATO mengambil keputusan keuangan apa pun demi kepentingan Ukraina."
Fico mengingatkan bahwa sebelumnya Slovakia telah menyampaikan kepada Mark Rutte tidak bersedia terlibat dalam skema pendanaan yang bertujuan mendukung bantuan militer bagi Ukraina.
Menurut Fico, Slovakia tidak akan menanggung biaya militer Ukraina, tetapi tetap siap memberikan bantuan kemanusiaan kepada negara tersebut.
Ia mengungkapkan, "Kami adalah negara yang memahami bahwa ada situasi yang memerlukan bantuan, tetapi bukan dalam bentuk senjata atau dukungan terhadap perang."
Rusia Kembali Soroti Pasokan Senjata Barat
Rusia kembali menyatakan pasokan senjata dari negara-negara Barat kepada Ukraina hanya akan menghambat upaya penyelesaian konflik dan meningkatkan keterlibatan negara-negara NATO dalam perang.
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov sebelumnya menyatakan setiap pengiriman yang membawa persenjataan untuk Ukraina akan menjadi sasaran yang sah bagi Rusia.
Pernyataan tersebut disampaikan menjelang pelaksanaan KTT NATO di Ankara yang dijadwalkan berlangsung pada 7 hingga 8 Juli 2026.
- Penulis :
- Aditya Yohan





