
Pantau - Kepolisian Turkiye menangkap 46 tersangka di Ankara dalam operasi keamanan menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO yang dijadwalkan berlangsung pada 7–8 Juli 2026 sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban dan keamanan publik.
Operasi Pengamanan Jelang KTT NATO
Operasi keamanan tersebut dikoordinasikan oleh Kantor Jaksa Agung Ankara dengan melibatkan Dinas Kepolisian Ankara divisi keamanan publik serta sejumlah unit kepolisian lainnya.
Para tersangka diidentifikasi melalui pengawasan teknis dan pengawasan fisik sebelum polisi melakukan penggerebekan secara serentak di sejumlah lokasi di seluruh wilayah Ankara.
Kepolisian menduga para tersangka mengunggah gambar yang menampilkan senjata api di media sosial.
Selain itu, para tersangka juga diketahui memiliki catatan kriminal yang ekstensif dan diduga terlibat dalam berbagai insiden yang berkaitan dengan penggunaan senjata api.
Dalam operasi tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan dugaan aktivitas kriminal.
Seluruh tersangka masih berada dalam tahanan dan proses hukum terhadap mereka masih terus berlangsung.
Pengamanan Diperluas di Seluruh Ankara
Operasi penangkapan tersebut merupakan bagian dari langkah-langkah pengamanan yang lebih luas di seluruh Ankara menjelang penyelenggaraan KTT NATO.
Kepolisian meningkatkan inspeksi keamanan di berbagai lokasi di Ankara sekaligus memperluas perimeter keamanan di sekitar lokasi penyelenggaraan KTT NATO.
Personel kepolisian juga ditempatkan selama 24 jam di lokasi-lokasi yang telah ditentukan untuk mendukung pengamanan selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Otoritas Turkiye menyatakan seluruh langkah yudisial, administratif, dan keamanan yang diperlukan telah diterapkan untuk menjaga ketertiban dan keamanan publik sebelum maupun selama pelaksanaan KTT NATO.
Otoritas Turkiye menegaskan inspeksi dan operasi keamanan akan terus dilaksanakan sepanjang rangkaian KTT NATO berlangsung.
- Penulis :
- Leon Weldrick





