HOME  ⁄  Geopolitik

Amerika Serikat Ingin Kurangi Kontribusi di NATO, Tegaskan Tetap Bertahan dalam Aliansi

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Amerika Serikat Ingin Kurangi Kontribusi di NATO, Tegaskan Tetap Bertahan dalam Aliansi
Foto: (Sumber :Simbol NATO terpasang di Markas Besar Gabungan Ay Yildiz—yang menyatukan Staf Umum serta komando Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara dalam satu atap—di Ankara pada 2 Juli 2026 , Turkiye. ANTARA/Ahmet Serdar Eser - Anadolu Agency /pri..)

Pantau - Amerika Serikat (AS) menyatakan tengah mencari cara untuk mengurangi kontribusinya terhadap North Atlantic Treaty Organization (NATO), namun menegaskan tidak memiliki rencana untuk keluar dari aliansi pertahanan tersebut, menurut Duta Besar AS untuk NATO Matthew Whitaker di Washington, Senin waktu setempat.

AS Tetap Berkomitmen di NATO

"Kami tidak akan pergi (meninggalkan aliansi), kami hanya (ingin) berkontribusi lebih sedikit karena kami menghadapi berbagai kebutuhan dan tantangan secara global," ujar Matthew Whitaker.

Whitaker mengatakan hubungan antara Amerika Serikat dan NATO saat ini bukan berada dalam situasi krisis, melainkan merupakan sebuah "proses pendewasaan".

Trump Dorong Sekutu Tingkatkan Belanja Pertahanan

Presiden AS Donald Trump sebelumnya berulang kali mengkritik negara-negara Eropa anggota NATO karena dinilai belum memberikan kontribusi yang memadai terhadap kemampuan pertahanan aliansi.

Trump juga mendesak seluruh negara anggota meningkatkan anggaran pertahanan hingga 5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) masing-masing.

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO tahun 2026 dijadwalkan berlangsung di Ankara, Turki, pada 7 hingga 8 Juli.

Penulis :
Ahmad Yusuf