HOME  ⁄  Geopolitik

Liga Arab Tegaskan Kedaulatan Negara Anggota sebagai Garis Merah yang Tak Bisa Dikompromikan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Liga Arab Tegaskan Kedaulatan Negara Anggota sebagai Garis Merah yang Tak Bisa Dikompromikan
Foto: (Sumber :Ilustrasi pertemuan Liga Arab. ANTARA/Anadolu/py.)

Pantau - Sekretaris Jenderal Liga Arab Nabil Fahmy menegaskan kedaulatan negara-negara Arab merupakan "garis merah" yang tidak boleh dikompromikan dalam konferensi pers pertamanya sejak mulai menjabat pada 1 Juli di Kairo.

Fahmy menyatakan keamanan nasional dunia Arab menjadi tanggung jawab bersama yang memerlukan sikap bersatu dari seluruh negara anggota.

Ia mengungkapkan, "Setiap agresi yang menargetkan keamanan negara Arab mana pun merupakan agresi terhadap keamanan seluruh dunia Arab."

Soroti Penyelesaian Konflik Melalui Dialog

Fahmy menegaskan krisis di Sudan, Suriah, Yaman, Libya, dan Somalia hanya dapat diselesaikan melalui dialog serta diplomasi.

Liga Arab, lanjutnya, berkomitmen mendukung pemulihan keamanan dan stabilitas di negara-negara tersebut dengan menjaga integritas wilayah, mengakhiri permusuhan, memperluas bantuan kemanusiaan, serta memastikan kepulangan para pengungsi secara aman dan bermartabat.

Palestina Tetap Menjadi Prioritas

Fahmy juga menegaskan perjuangan Palestina tetap menjadi prioritas utama Liga Arab.

Ia mengatakan organisasi tersebut akan terus memperjuangkan hak-hak sah rakyat Palestina, mengupayakan diakhirinya pendudukan, serta meminta pertanggungjawaban para pelaku "kejahatan terhadap warga sipil."

Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers perdana Fahmy sejak menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Liga Arab pada awal Juli 2026.

Penulis :
Aditya Yohan