
Pantau - Pemerintah Inggris mulai memasok laras artileri kaliber 105 milimeter dan 155 milimeter kepada Ukraina dalam kontrak senilai 61 juta pound sterling atau sekitar Rp1,4 triliun untuk memperkuat kemampuan pertahanan negara tersebut.
Pengiriman Laras Artileri Dimulai
Kementerian Pertahanan Inggris menyatakan sebanyak 150 laras artileri buatan Inggris mulai dikirimkan ke Ukraina sebagai bagian dari kontrak tersebut.
"Dalam kontrak senilai 61 juta pound sterling, 150 laras artileri buatan Inggris mulai dikirimkan ke Ukraina untuk memperkuat kemampuan pertahanannya," demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Inggris.
Laras artileri kaliber 105 milimeter dan 155 milimeter tersebut diproduksi oleh BAE Systems di pabriknya di Sheffield.
Kementerian Pertahanan Inggris menjelaskan pengiriman ini merupakan gelombang pertama produksi laras artileri buatan Inggris dalam hampir 20 tahun terakhir.
Empat laras pertama telah dikirim ke Ukraina.
Rusia Kembali Soroti Pasokan Senjata
Menurut laporan tersebut, Ukraina diperkirakan akan memanfaatkan laras artileri itu untuk mendukung pengembangan kemampuan produksi dalam negerinya.
Di sisi lain, Rusia kembali menegaskan bahwa pengiriman persenjataan ke Ukraina dinilai menghambat upaya penyelesaian konflik dan berpotensi menyeret negara-negara anggota NATO ke dalam konflik secara langsung.
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov sebelumnya juga menyatakan setiap pengiriman yang memuat persenjataan untuk Ukraina akan menjadi sasaran yang sah bagi Rusia.
Informasi mengenai pengiriman laras artileri tersebut disampaikan Kementerian Pertahanan Inggris dan dikutip dari Sputnik/RIA Novosti-OANA.
- Penulis :
- Aditya Yohan





