
Pantau - Pemerintah India memerintahkan pemilik kapal, pengelola kapal, dan perusahaan perekrutan untuk menghindari penempatan pelaut India di kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz menyusul meningkatnya risiko keamanan akibat eskalasi konflik di kawasan tersebut.
Pemerintah Keluarkan Instruksi Resmi
Perintah tersebut dikeluarkan Direktorat Jenderal Perkapalan sebagai otoritas maritim tertinggi di India pada Rabu (15/7) malam waktu setempat.
Kebijakan itu diterapkan kepada pemilik kapal, pengelola kapal, dan perusahaan perekrutan yang menempatkan pelaut India di kapal komersial.
Menurut Direktorat Jenderal Perkapalan, insiden penyerangan terhadap kapal dagang dalam beberapa waktu terakhir telah meningkatkan risiko yang dihadapi pelaut dan kapal komersial yang melintasi wilayah terdampak konflik.
Ketegangan di Timur Tengah Meningkat
Pertempuran yang kembali memanas antara Amerika Serikat dan Iran memperuncing ketegangan di Timur Tengah, terutama di kawasan Selat Hormuz.
Dalam tiga hari terakhir, dua pelaut India dilaporkan tewas dan beberapa pelaut lainnya mengalami luka-luka akibat serangan terhadap kapal-kapal di kawasan tersebut.
Pemerintah India mengambil langkah pembatasan ini sebagai upaya melindungi keselamatan pelautnya di tengah situasi keamanan yang terus memburuk.
- Penulis :
- Aditya Yohan





