
Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani kebijakan baru yang bertujuan meningkatkan produksi aluminium dalam negeri melalui insentif investasi sekaligus memodifikasi rezim tarif impor aluminium.
Dokumen yang ditandatangani Trump pada Senin (20/7) itu menetapkan program insentif bagi perusahaan yang berinvestasi dalam kapasitas produksi aluminium primer di Amerika Serikat.
Pernyataan resmi tersebut menyebutkan, "Saya menetapkan bahwa perlu dan tepat untuk menetapkan program insentif investasi bagi perusahaan yang berinvestasi dalam kapasitas produksi baru AS untuk aluminium primer."
Tarif Impor Aluminium Ikut Disesuaikan
Dalam dokumen yang sama, Trump juga menyatakan pemerintah akan memodifikasi kebijakan tarif terhadap impor aluminium.
Perubahan tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah Amerika Serikat untuk memperkuat industri logam domestik.
Lanjutkan Kebijakan Perlindungan Industri
Pada Juni 2025, Trump menaikkan tarif impor baja dan aluminium menjadi 50 persen serta menambahkan tembaga ke dalam daftar komoditas yang dikenai tarif pada Juli.
Sebelumnya, pada awal April, Trump juga menandatangani kebijakan yang menetapkan bea masuk sebesar 25 persen terhadap seluruh impor baja, aluminium, dan tembaga, termasuk produk yang sebagian besar terbuat dari logam tersebut.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





