
Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan pemerintahannya akan mengizinkan maskapai penerbangan Amerika Serikat kembali melayani penerbangan langsung ke Lebanon, mengakhiri penangguhan yang telah berlangsung sejak 1985.
Trump Umumkan Pembukaan Kembali Rute Penerbangan
Pengumuman tersebut disampaikan Trump melalui platform Truth Social usai bertemu Presiden Lebanon Joseph Aoun di Gedung Putih pada Selasa (21/7).
Trump mengungkapkan, "Dengan ini saya menginstruksikan pemerintahan saya untuk mengizinkan semua maskapai penerbangan AS terbang langsung ke Lebanon sehingga warga AS dapat dengan mudah mengunjungi negara yang indah ini."
Keputusan tersebut menandai berakhirnya penghentian layanan penerbangan komersial langsung antara Amerika Serikat dan Lebanon yang telah berlaku selama lebih dari empat dekade.
Penangguhan Berlaku Sejak Insiden Pembajakan 1985
Penerbangan langsung antara kedua negara dihentikan pada 1985 pada masa pemerintahan Presiden Ronald Reagan sebagai respons atas pembajakan Penerbangan TWA 847.
Dalam insiden tersebut, militan yang terkait dengan Hizbullah menyandera 153 penumpang dan awak pesawat selama 17 hari serta membunuh penyelam Angkatan Laut Amerika Serikat, Robert Stethem.
Pertemuan Trump dengan Joseph Aoun juga menjadi momen penting karena Aoun merupakan kepala negara Lebanon pertama yang melakukan kunjungan ke Gedung Putih sejak 2009.
- Penulis :
- Aditya Yohan





