HOME  ⁄  Geopolitik

ASEAN Dorong Langkah Kurangi Dampak Sosial dan Ekonomi Konflik Timur Tengah

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

ASEAN Dorong Langkah Kurangi Dampak Sosial dan Ekonomi Konflik Timur Tengah
Foto: (Sumber :Logo ASEAN di Sekretariat ASEAN Jakarta. (ANTARA/Nabil Ihsan).)

Pantau - Negara-negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) berkomitmen mendorong berbagai langkah untuk mengurangi dampak sosial dan ekonomi akibat konflik di Timur Tengah, termasuk memastikan akses terhadap layanan kesehatan dan bantuan bagi masyarakat yang terdampak.

ASEAN Tegaskan Komitmen Lindungi Warga

Dalam pernyataan bersama yang dirilis pada Selasa (21/7), para Menteri Luar Negeri ASEAN menyatakan krisis di Timur Tengah memiliki dampak langsung maupun jangka panjang terhadap kesejahteraan masyarakat di kawasan.

"Kami menyadari dampak langsung dan jangka panjang dari krisis Timur Tengah terhadap kesejahteraan rakyat kami,” demikian pernyataan para menteri luar negeri ASEAN.

“Kami mencatat inisiatif yang sedang berlangsung—baik di tingkat regional maupun nasional—untuk mendorong langkah-langkah guna mengurangi dampak sosial-ekonomi dari guncangan eksternal, dan untuk mendukung akses ke layanan kesehatan dan layanan dasar bagi rakyat kami, khususnya mereka yang paling rentan,” lanjut pernyataan tersebut.

Para menlu ASEAN juga menegaskan komitmen untuk memberikan bantuan darurat kepada warga negara ASEAN yang terdampak situasi krisis.

Serukan Keamanan Pelayaran di Selat Hormuz

Dalam pernyataan yang sama, ASEAN menyerukan dimulainya kembali pelayaran yang aman melalui Selat Hormuz serta menekankan pentingnya keselamatan dan keamanan maritim serta kebebasan navigasi sesuai hukum internasional.

Para menteri luar negeri ASEAN juga "menyampaikan keprihatinan mendalam atas setiap tindakan diskriminatif atau sepihak yang dapat menghambat atau merintangi kapal yang melewati Selat Hormuz, atau selat mana pun yang digunakan untuk navigasi internasional.”

Pernyataan bersama tersebut dirilis di sela Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN (ASEAN Ministerial Meeting/AMM) yang berlangsung di Manila pada 21 hingga 25 Juli 2026 di bawah keketuaan Filipina.

Pertemuan tersebut diikuti para mitra dialog ASEAN, termasuk Rusia, China, Amerika Serikat, Jepang, India, dan Korea Selatan, sebagai bagian dari rangkaian persiapan menuju KTT ASEAN pada November 2026.

Penulis :
Ahmad Yusuf