
Pantau - Persatuan Insinyur Indonesia (PII) mengundang Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri Konferensi Insinyur se-Asia Tenggara atau Conference of ASEAN Federation of Engineering Organisations (CAFEO) ke-44 yang dijadwalkan berlangsung di Bandung pada 20–22 Oktober 2026.
Undangan tersebut disampaikan secara langsung oleh Ketua Umum PII Ilham Akbar Habibie saat bertemu dengan Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman di Jakarta pada Senin (20/7/2026).
PII Sebut CAFEO Perkuat Kolaborasi Insinyur ASEAN
Ilham Akbar Habibie menjelaskan PII mengundang Presiden Prabowo karena konferensi tersebut memiliki peran strategis dalam memperkuat kerja sama keinsinyuran di kawasan ASEAN.
"Kami sampaikan bahwa PII sebagai penyelenggara sangat berkepentingan karena Konferensi Insinyur se-ASEAN atau CAFEO ini berkaitan dengan kerja sama, kolaborasi, dan penyetaraan kompetensi insinyur Indonesia di level regional," ungkap Ilham.
Ia menjelaskan CAFEO membuka peluang bagi insinyur Indonesia dan negara-negara ASEAN untuk memperkuat kerja sama melalui berbagai proyek multinasional.
PII juga mengundang Presiden Prabowo karena dijadwalkan menerima penghargaan tertinggi The AFEO Distinguished Honorary Patron Award dalam penyelenggaraan CAFEO ke-44.
Pemerintah Sambut Baik Pelaksanaan CAFEO di Bandung
Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman menyatakan pemerintah menyambut baik penyelenggaraan CAFEO ke-44 di Bandung.
"Undangan untuk Presiden segara saya sampaikan. Nanti Mensesneg yang mengatur jadwal Presiden," ujar Dudung.
Dudung mengatakan undangan tersebut akan diteruskan kepada Presiden Prabowo melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
CAFEO ke-44 akan menghadirkan sejumlah agenda utama yang meliputi konferensi, pameran keinsinyuran, penyelenggaraan kelompok kerja, serta kunjungan teknis ke berbagai lokasi.
Peserta dijadwalkan mengunjungi PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Pindad (Persero), Museum Geologi, Gedung Balai Kota Bandung, Institut Teknologi Bandung, PT Dirgantara Indonesia (PTDI), PT Bio Farma (Persero), serta Bumi Herbal Dago di Ciburial, Bandung.
- Penulis :
- Arian Mesa





