
Pantau - Amerika Serikat mengerahkan lebih dari 20 kapal, termasuk total 21 kapal yang beroperasi di Timur Tengah, untuk mendukung operasi militer yang sedang berlangsung di kawasan tersebut, menurut Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) pada Selasa (28/7).
CENTCOM menyatakan pengerahan armada tersebut juga mencakup penegakan blokade laut yang diberlakukan Amerika Serikat terhadap Iran.
CENTCOM Tambah Kapal dalam Operasi
CENTCOM mengungkapkan, "Ada lebih dari 20 kapal yang beroperasi di seluruh wilayah Timur Tengah untuk mendukung operasi militer, termasuk penegakan ketat blokade tembok baja AS terhadap Iran."
Selain itu, satu kapal komersial tambahan diperintahkan mengubah rute pelayarannya sesuai dengan blokade angkatan laut tersebut sehingga jumlah kapal yang dialihkan menjadi 18.
Ketegangan AS dan Iran Kembali Meningkat
Amerika Serikat dan Iran sebelumnya menandatangani nota kesepahaman pada 18 Juni untuk mengupayakan berakhirnya konflik yang berlangsung sejak 28 Februari.
Namun, militer Amerika Serikat kembali melancarkan sejumlah serangan terhadap Iran sejak 8 Juli.
CENTCOM mengklaim serangan tersebut merupakan respons atas tindakan Iran terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.
Iran kemudian membalas dengan menyerang pangkalan-pangkalan Amerika Serikat di Timur Tengah dan menuduh Washington melanggar perjanjian gencatan senjata.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump selanjutnya menyatakan kesepakatan gencatan senjata yang telah disepakati Iran tidak lagi berlaku.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



