HOME  ⁄  Geopolitik

AS Setujui Potensi Penjualan Empat Pesawat KC-46A Senilai 4,5 Miliar Dolar ke Qatar

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

AS Setujui Potensi Penjualan Empat Pesawat KC-46A Senilai 4,5 Miliar Dolar ke Qatar
Foto: Arsip foto - Seorang awak di dalam pesawat KC-135 Stratotanker milik Angkatan Udara AS memantau proses pengisian bahan bakar di udara untuk pesawat P-8 Poseidon di dekat Selat Hormuz pada 21 April 2026 (sumber: CENTCOM-Anadolu Agency)

Pantau - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyetujui kemungkinan penjualan hingga empat pesawat pengisi bahan bakar di udara KC-46A beserta peralatan dan layanan pendukung kepada Qatar dengan nilai paket diperkirakan mencapai 4,5 miliar dolar AS.

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengumumkan persetujuan potensi penjualan tersebut dalam sebuah pernyataan pada Kamis, 20 Agustus.

Qatar Ajukan Pembelian Empat KC-46A

Qatar sebelumnya mengajukan permohonan pembelian hingga empat pesawat KC-46A untuk memperkuat kemampuan pengisian bahan bakar di udara angkatan bersenjatanya.

Selain pesawat, Qatar meminta delapan mesin turbofan PW4062, dengan empat di antaranya disiapkan sebagai mesin cadangan.

Paket yang diajukan juga mencakup receiver peringatan radar dan sistem penangkal inframerah untuk mendukung pengoperasian pesawat.

Berbagai peralatan dan layanan pendukung lain yang berkaitan dengan pengoperasian KC-46A turut masuk dalam rencana penjualan tersebut.

Departemen Luar Negeri AS menilai Qatar mampu mengintegrasikan pesawat, peralatan, dan layanan yang diajukan ke dalam struktur angkatan bersenjatanya.

"Qatar tidak akan mengalami kesulitan untuk mengintegrasikan peralatan dan layanan ini ke dalam angkatan bersenjatanya," ungkap Departemen Luar Negeri AS dalam pernyataan tersebut.

AS Nilai Keseimbangan Militer Kawasan Tidak Berubah

Pemerintah AS menilai potensi penjualan KC-46A dan berbagai perlengkapannya kepada Qatar tidak akan mengubah keseimbangan kekuatan militer dasar di kawasan.

Rencana penjualan tersebut "tidak akan mengubah keseimbangan militer dasar di kawasan tersebut," sebut Departemen Luar Negeri AS.

Persetujuan ini membuka kemungkinan Qatar memperoleh armada KC-46A beserta sistem dan dukungan yang diperlukan apabila proses penjualan dilanjutkan hingga tahap berikutnya.

Penulis :
Shila Glorya