HOME  ⁄  Geopolitik

PBB Melaporkan Korban Sipil Bertambah di Gaza dan Tepi Barat akibat Serangan serta Bentrokan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

PBB Melaporkan Korban Sipil Bertambah di Gaza dan Tepi Barat akibat Serangan serta Bentrokan
Foto: (Sumber :Lokasi bekas serangan udara Israel. ANTARA/Xinhua.)

Pantau - Badan-badan kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melaporkan bertambahnya korban warga sipil akibat serangan udara di Gaza dan sejumlah insiden di Tepi Barat selama akhir pekan, termasuk seorang anak yang tewas.

Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) pada Senin, 24 Agustus 2026, menyebut serangan udara di Gaza juga merusak tiga gudang PBB di Deir al-Balah.

Ketiga gudang tersebut rusak akibat serangan udara yang menyasar lokasi di dekatnya, dengan salah satu fasilitas mengalami kerusakan cukup parah.

"Warga sipil dan objek sipil, termasuk fasilitas kemanusiaan, harus selalu dilindungi," kata OCHA.

Anak Tewas dalam Insiden di Tepi Barat

OCHA melaporkan pasukan Israel menembak dan menewaskan seorang anak di Kamp Askar, Kegubernuran Nablus, Tepi Barat.

Insiden tersebut terjadi dalam penyerangan yang menurut mitra kemanusiaan dan sumber medis setempat melibatkan warga Palestina yang melemparkan batu, sementara pasukan Israel melepaskan peluru tajam dan gas air mata.

OCHA juga melaporkan tiga warga Palestina tewas dan sejumlah orang lainnya terluka dalam perselisihan keluarga di kawasan Silwan, Yerusalem Timur, pada Minggu, 23 Agustus 2026.

Mitra kemanusiaan menyebut dua dari tiga korban tersebut tewas akibat tembakan pasukan Israel yang memasuki kawasan untuk melakukan intervensi dan dilaporkan menggunakan peluru tajam serta gas air mata.

"Dalam konteks penegakan hukum, penggunaan kekuatan mematikan harus menjadi pilihan terakhir," kata OCHA.

Pasukan Israel Menyerang Desa Al Auja

Mitra kemanusiaan PBB turut melaporkan serangan pasukan Israel ke Desa Al Auja, Palestina, setelah beredar video yang memperlihatkan penusukan terhadap seorang pria Israel di kawasan Jericho pada Minggu.

Pasukan Israel kemudian menangkap seorang anak yang diduga sebagai pelaku penusukan tersebut.

"Dalam penyerangan itu, pasukan Israel memperketat pembatasan pergerakan di kawasan tersebut, memaksa penutupan toko-toko, dan menerobos masuk ke sejumlah rumah, hingga mengakibatkan kerusakan pada pintu, perabotan, dan peralatan," kata OCHA.

PBB melalui OCHA menegaskan perlindungan terhadap warga sipil dan fasilitas kemanusiaan harus tetap dijalankan di tengah berlanjutnya kekerasan di Gaza dan Tepi Barat.

Penulis :
Aditya Yohan