
Pantau - Sebanyak 34 warga negara Australia dilaporkan hilang setelah banjir dahsyat dan longsor lumpur menerjang Nepal serta berdampak pada kawasan perbatasan dengan China.
Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengatakan puluhan warga negaranya tersebut hingga kini masih dinyatakan hilang.
"Saat ini, ada 34 warga negara Australia yang dinyatakan hilang," kata Albanese.
Australia Telusuri Keberadaan Warganya
Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong mengatakan pejabat Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia masih terus berupaya memastikan keberadaan warga negaranya di wilayah terdampak bencana.
Upaya tersebut juga dilakukan untuk memastikan kondisi dan keselamatan warga Australia yang berada di kawasan bencana.
Longsor lumpur berskala besar terjadi di wilayah Nepal pada Rabu pagi, 26 Agustus 2026.
Bencana tersebut berdampak pada kawasan sekitar perlintasan perbatasan Gyirong atau Jilong yang menghubungkan China dan Nepal.
Kawasan perbatasan yang terdampak berada di wilayah Shigatse, Daerah Otonom Tibet.
Total 558 Orang Dilaporkan Hilang
Sebelumnya, China Central Television (CCTV) melaporkan jumlah orang yang hilang akibat bencana longsor lumpur di dekat perlintasan perbatasan Gyirong atau Jilong telah meningkat menjadi 558 orang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 260 orang yang dilaporkan hilang merupakan warga negara asing.
CCTV juga melaporkan tiga orang dinyatakan meninggal dunia akibat bencana tersebut.
Jumlah korban hilang masih berada dalam proses pendataan dan verifikasi oleh pihak terkait.
- Penulis :
- Arian Mesa




