
Pantau - Amerika Serikat dilaporkan tengah membahas kesepakatan dengan pemerintah Venezuela untuk mengakuisisi saham signifikan di sektor minyak negara tersebut, menurut laporan Axios yang mengutip dua pejabat AS pada Kamis.
Negosiasi itu berfokus pada lebih dari selusin ladang minyak yang memiliki sekitar 90 miliar barel dari total 300 miliar barel cadangan minyak Venezuela yang telah terbukti.
Venezuela disebut akan memperoleh manfaat melalui pengembangan cadangan hidrokarbon oleh perusahaan swasta yang diperkirakan dapat meningkatkan pendapatan negara.
Axios melaporkan Presiden AS Donald Trump telah melakukan pembicaraan tertutup mengenai kemungkinan memperoleh kepemilikan saham di ladang minyak Venezuela sebelum operasi militer AS pada 3 Januari yang berujung pada penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores.
Pembahasan mengenai kesepakatan tersebut dilaporkan melibatkan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dan penjabat Presiden Venezuela Delcy Rodríguez.
Negosiasi disebut masih berlangsung hingga Juli ketika pejabat Departemen Luar Negeri dan Departemen Pertahanan AS bertemu dengan pejabat Venezuela untuk membahas rincian kesepakatan.
Di bawah pemerintahan Rodríguez, Washington dan Caracas juga tengah menegosiasikan agenda bilateral baru yang mencakup kerja sama pemberantasan perdagangan narkoba dan pencairan dana Venezuela yang dibekukan.
Pembicaraan kedua negara turut mencakup penjualan minyak Venezuela, eksplorasi pertambangan, serta dimulainya kembali dialog diplomatik.
- Penulis :
- Aditya Yohan




