HOME  ⁄  Geopolitik

Singapura Akan Mengirim Bantuan Kemanusiaan dan Personel Kepolisian ke Nepal Pascabencana

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Singapura Akan Mengirim Bantuan Kemanusiaan dan Personel Kepolisian ke Nepal Pascabencana
Foto: (Sumber :Sebuah dinding yang ditempeli foto-foto orang hilang di luar sebuah rumah sakit di ibu kota Kathmandu, Nepal, pada 30 Agustus 2026.ANTARA/Daniel Ceng - Anadolu Agency /pri..)

Pantau - Pemerintah Singapura akan mengirim bantuan kemanusiaan dan personel kepolisian ke Nepal untuk membantu penanganan dampak banjir dan tanah longsor yang telah menewaskan lebih dari 950 orang.

Kementerian Luar Negeri Singapura menyatakan Menteri Luar Negeri Vivian Balakrishnan telah berbicara dengan Menteri Luar Negeri Nepal Shisir Khanal pada 31 Agustus 2026 untuk menyampaikan belasungkawa atas bencana tersebut.

"Menteri Luar Negeri Dr. Vivian Balakrishnan berbicara dengan Menteri Luar Negeri Nepal Shisir Khanal pada 31 Agustus 2026 untuk menyampaikan belasungkawa Singapura kepada Nepal menyusul banjir bandang parah," kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan pada Senin.

"Menteri Balakrishnan menyampaikan kepada Menteri Khanal bahwa Pemerintah Singapura akan mengirim bantuan kemanusiaan dan personel untuk membantu upaya penanganan bencana yang sedang berlangsung di Nepal," imbuh kementerian tersebut.

Polisi Singapura Bantu Identifikasi Korban

Kepolisian Singapura akan mengirim tim ke Nepal yang mencakup personel dengan keahlian dalam proses identifikasi korban bencana alam.

Personel tersebut akan mendukung upaya penanganan bencana yang masih berlangsung bersama bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Singapura.

Banjir Bandang Tewaskan Lebih dari 950 Orang

Banjir bandang melanda wilayah utara Nepal pada pagi 26 Agustus setelah aliran air dalam jumlah besar dari wilayah China mengalir deras ke Sungai Bhote Koshi.

Banjir tersebut terjadi setelah gempa bumi yang kemudian memicu tanah longsor di kawasan terdampak.

Data terbaru dalam laporan tersebut menyebut jumlah korban meninggal akibat rangkaian bencana telah melampaui 950 orang.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026