
Pantau - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan Amerika Serikat tengah menjajaki langkah untuk meredakan eskalasi perang Rusia-Ukraina menjelang musim dingin sekaligus menghidupkan kembali negosiasi menuju kesepakatan damai yang lebih luas.
Zelenskyy menilai September dan Oktober 2026 dapat menjadi periode penting untuk menghidupkan kembali diplomasi, termasuk membuka kemungkinan pertemuan trilateral antara Amerika Serikat, Ukraina, dan Rusia.
Menurut laporan Axios pada Senin, 7 September 2026, Zelenskyy memperkirakan Presiden Rusia Vladimir Putin mungkin menghindari tindakan yang dapat memancing kemarahan Presiden AS Donald Trump menjelang pemilihan umum paruh waktu AS.
"Firasat saya Putin membutuhkan Trump. Dia tidak ingin... membuatnya kesal," katanya.
Ketika ditanya apakah Putin mungkin berupaya memberikan pencapaian diplomatik kepada Trump sebelum pemilihan umum, Zelenskyy menjawab, "Ya."
Utusan AS Temui Putin dan Zelenskyy
Zelenskyy pada Minggu, 6 September 2026, bertemu di Kiev dengan utusan Trump, Steve Witkoff dan Jared Kushner, setelah keduanya mengadakan pertemuan selama tiga jam dengan Putin di Moskow.
Zelenskyy mengatakan kedua utusan tersebut menyampaikan bahwa "pihak Rusia siap untuk bernegosiasi."
Namun, Zelenskyy menilai tindakan Rusia di medan perang dan meningkatnya intensitas serangan belum menunjukkan adanya keinginan untuk berkompromi.
Meski demikian, ia menyebut Putin "siap untuk mendiskusikan" sejumlah gagasan yang ditujukan untuk mendorong kemajuan negosiasi.
"Ada gagasan seputar (fasilitas) energi dan (pengiriman) biji-bijian, seputar (fasilitas) listrik serta (ekspor) minyak dan gas. Kami dan Rusia memiliki kepentingan yang berbeda," kata Zelenskyy.
Menurut Zelenskyy, pendekatan AS mencakup upaya memulai kembali perundingan sekaligus mencari pengaturan untuk mencegah eskalasi besar selama musim dingin.
Tujuannya, menurut dia, adalah mengidentifikasi langkah-langkah "yang dapat membawa kedua pihak lebih dekat pada perdamaian."
Ukraina Ingin Diplomasi Bergerak sebelum Musim Dingin
Zelenskyy mengatakan Washington juga mendukung paket bantuan musim dingin untuk Ukraina yang mencakup pertahanan udara serta dukungan sektor energi.
"Ini bukan hanya soal rudal. Ini juga soal LNG (gas alam cair)... dan juga soal langkah-langkah de-eskalasi," katanya.
Kiev ingin memanfaatkan September dan Oktober untuk menghidupkan kembali jalur diplomasi, sementara Sidang Umum PBB di New York pada akhir September dinilai dapat menjadi peluang untuk pembicaraan lebih lanjut antara AS dan Ukraina.
"Kita memiliki waktu bulan September dan Oktober ini untuk mencari cara agar bisa berkomunikasi. Tanpa dialog... kita tidak akan mendapatkan hasil apa pun," ujarnya.
"Menurut saya, Presiden Trump bisa menemukan jalan untuk benar-benar memulai proses negosiasi sebelum musim dingin yang keras tiba," tambahnya.
Zelenskyy juga menegaskan Ukraina harus mempertahankan kekuatan militernya selama proses diplomatik berjalan dan meminta AS menjatuhkan sanksi tambahan terhadap Rusia.
"Putin membutuhkan uang. Putin menginginkan uang untuk melanjutkan perang," katanya.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




