
Pantau - Jumlah personel militer Amerika Serikat yang tewas dan terluka dalam konflik dengan Iran mencapai 838 orang berdasarkan analisis RIA Novosti terhadap data terbaru Departemen Perang AS pada Selasa (8/9).
Data Pentagon mencatat tambahan 26 personel militer AS masuk dalam daftar korban sehingga jumlah tentara yang terluka mencapai 820 orang.
Jumlah personel militer AS yang tewas dalam konflik tersebut tetap tercatat sebanyak 18 orang.
Konflik AS-Iran Belum Berakhir
Amerika Serikat dan Israel mulai melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran pada 28 Februari 2026 yang kemudian dibalas Teheran dengan serangan terhadap kedua negara tersebut.
Teheran dan Washington sempat menandatangani memorandum pada pertengahan Juni yang bertujuan menghentikan permusuhan.
Namun, kedua pihak kembali saling melancarkan serangan tidak lama setelah memorandum tersebut ditandatangani.
Konflik hingga kini belum terselesaikan dan permusuhan antara Iran dan Amerika Serikat masih sesekali terjadi.
Washington Tingkatkan Tekanan Ekonomi
Di tengah konflik yang berlanjut, Washington memilih meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya Amerika Serikat untuk mengakhiri konflik dengan menciptakan tekanan finansial tambahan terhadap Teheran.
Situasi itu berlangsung ketika hubungan kedua negara masih diwarnai ketegangan dan serangan yang sesekali kembali terjadi meskipun sebelumnya sempat terdapat upaya menghentikan permusuhan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




