
Pantau - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan perundingan dengan Iran masih mungkin dilakukan meski Washington saat ini tidak sedang mengupayakan pembicaraan dengan Teheran di tengah konflik kedua pihak yang belum terselesaikan.
"Kami tidak mendorong (perundingan dengan Iran). Ya, perundingan mungkin saja terjadi, tetapi itu bukan sesuatu yang sedang kami upayakan," kata Trump kepada wartawan, Rabu (9/9/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan ketika hubungan AS dan Iran masih diwarnai konflik serta tekanan ekonomi terhadap Teheran.
Konflik Kembali Pecah secara Sporadis
Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran pada 28 Februari 2026.
Iran kemudian membalas dengan melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran pihak lawan.
Teheran dan Washington sempat menandatangani nota kesepahaman untuk menghentikan permusuhan pada pertengahan Juni 2026.
Namun, permusuhan kembali terjadi tidak lama setelah kesepakatan tersebut ditandatangani.
Konflik hingga kini belum terselesaikan dan bentrokan dilaporkan kembali pecah secara sporadis.
Washington Tingkatkan Tekanan Ekonomi
Di tengah konflik tersebut, Washington memilih meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran.
Langkah itu ditujukan untuk memberikan tekanan finansial tambahan kepada Teheran sebagai bagian dari upaya AS mengakhiri konflik.
Meski belum mengupayakan pembicaraan secara aktif, Trump tidak menutup kemungkinan berlangsungnya perundingan antara Washington dan Teheran.
- Penulis :
- Aditya Yohan




