HOME  ⁄  Geopolitik

Iran Akan Bertemu Irak dan Negara Teluk di Oman untuk Bahas Jalur Aman Selat Hormuz

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Iran Akan Bertemu Irak dan Negara Teluk di Oman untuk Bahas Jalur Aman Selat Hormuz
Foto: (Sumber :Sejumlah kapal dagang milik Iran dan negara lain masih berlabuh di Selat Hormuz, Bandar Abbas, Iran, pada 10 September 2026. Menyusul pengumuman Teheran bahwa selat tersebut akan tetap ditutup di tengah ketegangan yang terus berlangsung antara AS dan Iran, ketidakpastian mengenai lalu lintas kapal masih berlanjut di salah satu titik transit energi dan perdagangan paling krusial di dunia. ANTARA/Fatemeh Bahrami - Anadolu Agency /pri.)

Pantau - Iran akan menggelar pertemuan dengan Irak dan negara-negara Teluk Persia di Oman pada Senin (14/9/2026) untuk membahas pembentukan jalur aman bagi pelayaran komersial di Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan kawasan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei mengatakan pertemuan tersebut juga akan membahas perkembangan situasi regional.

"Pertemuan yang dihadiri oleh Iran, Irak, dan negara-negara Teluk Persia lainnya ini akan berlangsung pada Senin (14/9) di Oman," kata Baghaei sebagaimana dikutip Kementerian Luar Negeri Iran.

"Selain membahas situasi kawasan, pertemuan tersebut juga akan membahas hasil negosiasi antara Iran dan Oman mengenai pembentukan jalur aman bagi pelayaran komersial di Selat Hormuz," tambahnya.

Pertemuan Dijadwalkan Berlangsung di Oman

Financial Times sebelumnya melaporkan pertemuan tersebut dijadwalkan atas permintaan Oman dan akan berlangsung di Kota Salalah, wilayah selatan Oman, pada 14 September 2026.

Pertemuan itu digelar ketika eskalasi ketegangan terkait Iran telah menyebabkan blokade secara de facto di Selat Hormuz.

Selat Hormuz merupakan jalur strategis bagi pengiriman minyak dan gas alam cair dari kawasan Teluk Persia menuju pasar global.

Ketegangan Berdampak pada Pasokan Energi

Situasi di Selat Hormuz telah berdampak terhadap ekspor dan produksi minyak di tengah ketidakpastian lalu lintas kapal yang melewati kawasan tersebut.

Ketegangan tersebut turut menyebabkan kenaikan harga bahan bakar dan produk industri di berbagai negara.

Pembahasan antara Iran, Irak, Oman, dan negara-negara Teluk Persia diharapkan berfokus pada mekanisme navigasi serta jalur aman untuk menjaga pelayaran komersial di salah satu titik transit energi dan perdagangan penting dunia.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026