HOME  ⁄  Geopolitik

Media Iran Melaporkan Pasukan Israel Menahan Koresponden Perempuan di Dekat Betlehem

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Media Iran Melaporkan Pasukan Israel Menahan Koresponden Perempuan di Dekat Betlehem
Foto: (Sumber :Foto dan nama-nama jurnalis yang tewas dalam serangan Israel di Gaza, serta ribuan sepatu anak-anak dipajang selama acara peringatan yang diadakan untuk anak-anak dan jurnalis Palestina yang tewas dalam serangan Israel di Gaza di Bosch, Belanda, Minggu (14/6/2026). ANTARA/Anadolu Agency/pri.)

Pantau - Penyiar Iran Press TV melaporkan pasukan Israel menahan koresponden perempuan bernama Naqqa Hamed di sebuah pos pemeriksaan militer dekat Betlehem, Tepi Barat, pada Selasa (15/9/2026).

Menurut laporan tersebut, Hamed bersama kru kameranya ditahan dan diperiksa di dekat Kota Tuqu yang berada di tenggara Betlehem.

Juru kamera yang bersama Hamed kemudian dibebaskan, sedangkan koresponden tersebut dilaporkan masih ditahan.

Belum terdapat keterangan dari pihak Israel dalam informasi yang tersedia mengenai alasan maupun status penahanan Hamed.

Sejumlah Jurnalis Dilaporkan Jadi Korban di Gaza

Pada akhir Juni 2026, Al Jazeera melaporkan juru kameranya, Ahmed Washah, tewas dalam serangan udara Israel di Jalur Gaza tengah.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyebut Washah sebagai anggota Hamas.

Informasi yang tersedia tidak memuat tanggapan Al Jazeera atau pihak lain terhadap klaim IDF mengenai afiliasi Washah tersebut.

Jurnalis Lebanon Juga Dilaporkan Terkena Serangan

Pada April 2026, Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA) melaporkan jurnalis Amal Khalil dan rekannya, Zeinab Faraj, menjadi korban dalam serangan udara Israel.

Faraj dibawa ke rumah sakit setelah mengalami luka, sedangkan jasad Khalil dievakuasi dari bawah reruntuhan pada malam hari.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026