HOME  ⁄  Geopolitik

Pasukan Arab Saudi Menghancurkan Drone yang Dilaporkan Hendak Memasuki Wilayah Udara Makkah

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Pasukan Arab Saudi Menghancurkan Drone yang Dilaporkan Hendak Memasuki Wilayah Udara Makkah
Foto: (Sumber :Arsip - Asap membubung dari pangkalan udara al-Daylami yang dikuasai Houthi setelah serangan udara koalisi pimpinan Arab Saudi di Sanaa, Yaman, pada (6/9/2015). (ANTARA/Anadolu/Mohammed Hamoud).)

Pantau - Pasukan Pertahanan Udara Kerajaan Arab Saudi mencegat dan menghancurkan sebuah drone yang dilaporkan hendak memasuki wilayah udara Kota Makkah pada Selasa (15/9/2026) malam.

Juru bicara Koalisi untuk Pemulihan Legitimasi di Yaman, Mayor Jenderal Turki Al-Malki, mengatakan pesawat nirawak tersebut diluncurkan oleh kelompok Houthi dan dihancurkan sebelum memasuki wilayah udara terlarang Makkah.

"Pada Selasa malam, 15 September 2026, pukul 18.50 waktu setempat, Pasukan Pertahanan Udara Kerajaan Arab Saudi mencegat dan menghancurkan sebuah drone musuh yang diluncurkan oleh milisi Houthi teroris, sebelum memasuki wilayah udara terlarang di Kota Suci Makkah," kata juru bicara tersebut.

Drone tersebut dilaporkan berhasil dicegat di wilayah selatan Makkah.

Saudi Sebut Upaya Kedua Menargetkan Makkah

Koalisi menyebut insiden tersebut sebagai upaya kedua menargetkan Makkah setelah insiden yang melibatkan rudal balistik pada 27 Juli 2017.

"Tindakan ini hanya dapat digambarkan sebagai perbuatan tercela dan upaya untuk menargetkan tempat turunnya wahyu, tanah tempat risalah disampaikan, serta tujuan yang menjadi tempat berlabuhnya hati jutaan umat Islam dari seluruh dunia," katanya.

Menurut Al-Malki, insiden tersebut juga berpotensi mengancam jemaah umrah yang mengunjungi Masjidil Haram serta warga dan penduduk setempat.

Pernyataan itu merupakan penilaian pihak koalisi mengenai tujuan dan dampak dari peluncuran drone tersebut.

Koalisi Tegaskan Keamanan Dua Masjid Suci

Al-Malki mengatakan Komando Pasukan Gabungan Koalisi akan mengambil langkah yang dinilai diperlukan untuk menjaga keamanan Dua Masjid Suci dan jemaah umrah.

"Keamanan Dua Masjid Suci dan jamaah umrah merupakan harga mati. Komando Pasukan Gabungan Koalisi tidak akan ragu mengambil langkah-langkah yang diperlukan dan bersifat mencegah terhadap milisi Houthi teroris serta tindakan mereka yang bermusuhan dan teroris," demikian juru bicara tersebut.

Dalam informasi yang tersedia, belum terdapat keterangan dari pihak Houthi mengenai klaim Arab Saudi terkait peluncuran drone tersebut.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026