
Pantau - Perdana Menteri Inggris Andy Burnham dilaporkan mengizinkan angkatan bersenjata Inggris memberikan dukungan pengisian bahan bakar di udara kepada Arab Saudi di tengah pertempuran dengan kelompok Houthi yang menguasai wilayah utara Yaman.
Jurnalis Bloomberg Alex Wickham melaporkan Burnham memberikan persetujuan setelah Inggris menerima permintaan dukungan militer dari Arab Saudi.
"Kami telah menerima permohonan dukungan militer dari Kerajaan Arab Saudi, dan atas saran Menteri Pertahanan serta Menteri Luar Negeri, tadi malam saya menyetujui hal tersebut bagi layanan pengisian bahan bakar di udara yang bersifat defensif; itulah kesepakatan yang telah kami berikan," demikian kutipan pernyataan Burnham di platform X sebagaimana dilaporkan Wickham.
Menurut laporan tersebut, Burnham menegaskan kesepakatan itu bersifat sementara dan terbatas pada dukungan pertahanan.
Inggris Nyatakan Dukungan kepada Saudi
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Inggris Ed Miliband menyatakan dukungan kepada Riyadh dalam pembicaraan dengan mitranya dari Arab Saudi di tengah serangan Houthi dari Yaman.
Dukungan militer yang disetujui pemerintah Inggris tersebut berupa layanan pengisian bahan bakar di udara yang disebut bersifat defensif.
Laporan itu tidak merinci durasi dukungan maupun jumlah personel dan pesawat Inggris yang akan dilibatkan.
Houthi Klaim Serang Target di Saudi
Pada Sabtu (19/9/2026), kelompok Houthi menyatakan telah melancarkan serangan rudal terhadap sejumlah target strategis di Riyadh.
Kelompok tersebut juga mengklaim menyerang sejumlah fasilitas milik perusahaan minyak Saudi Aramco di wilayah barat Arab Saudi sebagai tanggapan atas serangan terhadap Yaman.
Houthi menyatakan menggunakan rudal dan pesawat nirawak atau drone dalam serangan tersebut.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




