
Pantau - Duta Besar Jerman untuk Indonesia Ralf Beste menyebut kerja sama industri, terutama di bidang teknologi dan energi, menjadi salah satu capaian signifikan dalam hubungan bilateral Indonesia-Jerman.
Beste mengatakan industri Jerman telah terlibat dalam sejumlah proyek teknologi dan energi di Indonesia, mulai dari teknologi persinyalan LRT hingga pengembangan jaringan listrik.
"Menurut saya, industri Jerman telah berkontribusi melalui teknologi, baik dalam teknologi persinyalan LRT, energi surya, proyek transisi energi, maupun pembangunan jaringan listrik di Sulawesi," kata Beste dalam perayaan Hari Persatuan Jerman di Jakarta, Jumat malam (2/10/2026).
Kontribusi tersebut juga mencakup teknologi untuk proyek energi terbarukan serta kerja sama dalam Kemitraan Transisi Energi Berkeadilan atau Just Energy Transition Partnership (JETP).
Jerman Siap Bawa Investasi Teknologi Tinggi
Beste mengatakan hubungan kedua negara juga mencakup sektor perdagangan, termasuk dukungan Jerman terhadap negosiasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa atau Indonesia-EU Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).
"Jadi, kerja sama mencakup perdagangan dan energi. Kami juga siap menghadirkan banyak investasi teknologi tinggi di Indonesia," ujarnya.
Di sektor kesehatan, Beste menyoroti keterlibatan perusahaan Jerman seperti Bayer dalam penyediaan produk nutrisi bagi perempuan dan anak-anak untuk mendukung pemenuhan gizi seimbang.
Kerja sama Indonesia-Jerman turut mencakup bidang keamanan dan bantuan kemanusiaan, termasuk pengadaan dua pesawat angkut A400M bersama mitra-mitra Eropa.
Menurut Beste, pesawat angkut tersebut mendukung penyaluran bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak banjir di Sumatra dan kebakaran di Kalimantan.
"Kami bangga dapat membantu. Pesawat angkut besar dari Eropa dapat memberikan kontribusi nyata dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat Indonesia di wilayah terdampak," katanya.
Indonesia Ingin Perluas Kerja Sama Strategis
Beste juga menyoroti kerja sama dalam pengadaan kapal riset KRI Canopus yang dibangun melalui kolaborasi perusahaan Indonesia dan Jerman.
Kapal tersebut digunakan untuk mendukung survei perairan Indonesia yang berkaitan dengan kelancaran arus perdagangan.
Beste mengatakan berbagai proyek tersebut menunjukkan kemitraan Indonesia-Jerman mencakup industri, perdagangan, energi, kesehatan, keamanan, dan teknologi.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Indonesia melihat peluang untuk memperdalam kerja sama dengan Jerman di sejumlah sektor strategis.
"Ke depan, kami melihat peluang besar untuk memperdalam kerja sama di bidang industri, infrastruktur, perdagangan, investasi, energi, transformasi digital, kesehatan, ilmu hayati, dan pengembangan sumber daya manusia," ujar Airlangga.
Airlangga juga menyampaikan ucapan selamat kepada pemerintah dan masyarakat Jerman dalam perayaan Hari Persatuan Jerman serta menyampaikan harapan agar kemitraan kedua negara terus berkembang.
- Penulis :
- Aditya Yohan




