
Pantau - Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan kesiapan Moskow untuk membantu Iran menyelesaikan konflik regional melalui berbagai upaya diplomatik saat bertemu Presiden Iran Masoud Pezeshkian di Turkmenbashi, Turkmenistan, Kamis (8/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Putin menyampaikan bahwa Rusia siap mengerahkan segala upaya untuk mendukung penyelesaian konflik secara damai sekaligus memperkuat hubungan strategis kedua negara.
Menurut keterangan Kremlin, Putin menilai Iran telah mengambil langkah konkret untuk mengakhiri konflik dengan mengajukan sejumlah proposal baru yang bertujuan membuka jalan menuju perdamaian.
Pertemuan kedua pemimpin itu juga membahas perkembangan hubungan bilateral Rusia dan Iran, khususnya dalam bidang perdagangan, ekonomi, serta kerja sama kemanusiaan.
Putin Dukung Upaya Iran Selesaikan Konflik Secara Damai
Putin menyatakan bahwa Moskow mendukung berbagai inisiatif diplomatik yang dilakukan Teheran untuk mencari penyelesaian konflik regional.
Presiden Rusia tersebut menilai langkah Iran dalam mengajukan proposal perdamaian merupakan bagian dari upaya konkret untuk mengakhiri ketegangan yang berlangsung di kawasan.
Dalam pembicaraan itu, Putin juga menyoroti pentingnya hubungan Rusia dan Iran yang terus berkembang sejak kedua negara menandatangani perjanjian kemitraan strategis komprehensif pada awal 2025.
Perjanjian tersebut menjadi landasan bagi Moskow dan Teheran untuk memperluas kerja sama dalam berbagai sektor, termasuk perdagangan, ekonomi, dan hubungan kemanusiaan.
Putin mengungkapkan bahwa nilai perdagangan bilateral Rusia dan Iran mengalami pertumbuhan lebih dari 21 persen sepanjang 2025.
Menurutnya, tren positif tersebut terus berlanjut selama tujuh bulan pertama 2026, menunjukkan perkembangan hubungan ekonomi kedua negara.
Selain perdagangan, Putin menyebutkan bahwa pertukaran dan kerja sama di bidang kemanusiaan juga berlangsung aktif.
Presiden Iran Ungkap Pertukaran Proposal dengan Amerika Serikat
Dalam pertemuan tersebut, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan apresiasi kepada Putin atas dukungan Rusia terhadap negaranya.
Pezeshkian mengatakan hubungan Iran dan Rusia terus mengalami perkembangan, terutama dalam sektor perdagangan, ekonomi, dan kemanusiaan.
Ia juga menegaskan bahwa kedua negara memiliki kemauan politik untuk terus memperkuat hubungan bilateral berdasarkan perjanjian kemitraan strategis yang telah disepakati.
Terkait konflik regional, Pezeshkian menyampaikan bahwa Iran berupaya mengakhiri perang sesegera mungkin dengan tetap memastikan hak-hak negaranya dihormati.
Presiden Iran itu mengungkapkan bahwa Teheran telah melakukan pertukaran inisiatif dengan Amerika Serikat sebagai bagian dari proses diplomatik menuju penyelesaian konflik.
Iran juga telah melakukan revisi terhadap proposal yang sebelumnya diajukan Amerika Serikat dalam upaya mencari kesepakatan.
Pezeshkian menjelaskan bahwa pembahasan lebih lanjut akan dilakukan melalui pihak mediator setelah seluruh inisiatif tersebut difinalisasi.
Rusia dan Iran Perkuat Kemitraan Strategis
Pertemuan Putin dan Pezeshkian di Turkmenistan sekaligus menegaskan komitmen kedua negara untuk melanjutkan kerja sama berdasarkan perjanjian kemitraan strategis komprehensif yang ditandatangani pada awal 2025.
Kedua pemimpin menyampaikan pandangan positif terhadap perkembangan hubungan bilateral yang mencakup sektor ekonomi, perdagangan, dan kemanusiaan.
Di tengah upaya diplomatik untuk mengakhiri konflik regional, Rusia menyatakan kesediaannya membantu Iran mencari penyelesaian damai.
Sementara itu, Iran memastikan pembahasan dengan Amerika Serikat melalui mediator akan berlanjut setelah proposal dan inisiatif yang sedang dipersiapkan mencapai tahap final.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




