
Pantau - Maskapai Qatar Airways mengumumkan penangguhan sementara seluruh penerbangan dari dan menuju Riyadh serta Dammam, Arab Saudi, pada Senin (12/10/2026), menyusul serangan kelompok Houthi dari Yaman terhadap sejumlah bandara di negara tersebut.
Keputusan itu diambil di tengah gangguan keamanan penerbangan setelah serangan terhadap Bandar Udara Internasional King Khalid di Riyadh dan Bandar Udara Internasional King Fahd di dekat Dammam.
Qatar Airways menyampaikan kebijakan tersebut melalui pemberitahuan perjalanan terbaru kepada para penumpang.
"Akibat situasi saat ini, penerbangan ke dan dari Riyadh dan Dammam ditangguhkan sementara," kata Qatar Airways dalam pemberitahuan resminya.
Maskapai yang berbasis di Doha, Qatar, tersebut meminta penumpang memeriksa perkembangan jadwal penerbangan melalui situs resmi maupun aplikasi selulernya.
Serangan Houthi di Bandara Riyadh Tewaskan 12 Orang
Penangguhan penerbangan Qatar Airways dilakukan setelah kelompok Houthi melancarkan serangan terhadap sejumlah fasilitas penerbangan di Arab Saudi.
Salah satu serangan terjadi di Bandar Udara Internasional King Khalid, Riyadh, pada Sabtu (10/10/2026).
Menurut Otoritas Umum Penerbangan Sipil Arab Saudi, serangan tersebut mengakibatkan 12 orang meninggal dunia dan 309 lainnya mengalami luka-luka.
Serangan juga dilaporkan menyasar Bandar Udara Internasional King Fahd yang berada di dekat Dammam.
Situasi keamanan tersebut berdampak pada operasional penerbangan menuju dua kota utama Arab Saudi itu.
Operasional Bandara Riyadh Masih Ditangguhkan
Otoritas Umum Penerbangan Sipil Arab Saudi pada Senin (12/10/2026) mengumumkan perpanjangan penangguhan operasional di Bandar Udara Internasional King Khalid, Riyadh.
Kebijakan tersebut diberlakukan menyusul serangan yang terjadi dua hari sebelumnya.
Sementara itu, Qatar Airways belum mengumumkan jadwal pemulihan layanan penerbangan dari dan menuju Riyadh serta Dammam.
Maskapai menyatakan informasi terbaru mengenai perubahan operasional akan disampaikan melalui kanal komunikasi resminya.
Penumpang yang memiliki jadwal perjalanan menuju kedua kota tersebut diimbau memeriksa status penerbangan sebelum berangkat ke bandara.
Hingga pengumuman tersebut disampaikan, belum ada kepastian mengenai waktu dimulainya kembali layanan penerbangan Qatar Airways pada kedua rute itu.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf
- Editor :
- Ahmad Yusuf




