HOME  ⁄  Geopolitik

Arab Saudi Cegat Rudal Jelajah Houthi di Riyadh, Empat Warga Terluka dan 15 Rumah Rusak Akibat Serpihan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Arab Saudi Cegat Rudal Jelajah Houthi di Riyadh, Empat Warga Terluka dan 15 Rumah Rusak Akibat Serpihan
Foto: (Sumber :Arsip foto - Asap tebal dekat Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, Sabtu (19/9/2026). ANTARA/Xinhua/aa.)

Pantau - Empat orang terluka dan 15 rumah mengalami kerusakan ringan setelah serpihan dua rudal jelajah yang dicegat sistem pertahanan Arab Saudi jatuh di kawasan permukiman Riyadh pada Selasa (13/10/2026).

Badan Pertahanan Sipil Arab Saudi menyatakan kedua rudal tersebut diluncurkan oleh kelompok Houthi dari Yaman sebelum berhasil dicegat oleh pasukan pertahanan kerajaan.

Serpihan rudal yang berjatuhan mengakibatkan dua perempuan, seorang laki-laki, dan seorang anak mengalami luka-luka.

Otoritas Arab Saudi telah menjalankan prosedur darurat untuk menangani dampak kejadian tersebut.

Serangan itu terjadi di tengah rangkaian pencegatan rudal dan pesawat nirawak yang dilaporkan Arab Saudi sepanjang Selasa.

Dua Rudal Houthi Dicegat di Riyadh, Serpihan Rusak Permukiman

Badan Pertahanan Sipil Arab Saudi mengonfirmasi bahwa dua rudal jelajah yang diluncurkan kelompok Houthi berhasil dicegat pada Selasa (13/10/2026).

Meski pencegatan berhasil dilakukan, serpihan rudal jatuh ke kawasan permukiman di Riyadh dan menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan.

Sebanyak 15 rumah dilaporkan mengalami kerusakan ringan akibat jatuhnya serpihan tersebut.

Selain kerusakan bangunan, empat warga mengalami luka-luka, terdiri atas dua perempuan, seorang laki-laki, dan seorang anak.

Pihak berwenang tidak merinci tingkat keparahan luka para korban dalam keterangan yang disampaikan pada Rabu (14/10/2026) dini hari.

Badan Pertahanan Sipil menyatakan prosedur darurat telah dilaksanakan setelah insiden tersebut.

Koalisi Arab Saudi Hancurkan Rudal Lain di Al-Kharj

Dalam pengumuman terpisah, juru bicara koalisi pimpinan Arab Saudi, Turki al-Maliki, melaporkan pencegatan rudal jelajah lainnya.

Menurut Al-Maliki, pasukan koalisi berhasil mencegat dan menghancurkan rudal tersebut di wilayah Al-Kharj, sebelah tenggara Riyadh.

Pencegatan itu merupakan bagian dari rangkaian operasi pertahanan udara Arab Saudi dalam menghadapi serangan rudal.

Sebelumnya, pada Selasa pagi, koalisi juga mengumumkan keberhasilan mencegat dan menghancurkan enam rudal serta pesawat nirawak atau drone yang diluncurkan kelompok Houthi menuju wilayah kerajaan.

Al-Maliki menyebut pasukan koalisi mencegat rudal yang mengarah ke Haradh dan Dhahran.

Koalisi juga melaporkan jatuhnya serpihan rudal di kawasan permukiman Dhahran, wilayah timur Arab Saudi.

Selain itu, rudal jelajah dan drone dilaporkan berhasil dicegat di wilayah Riyadh serta kawasan selatan Arab Saudi.

Gedung Saudi Aramco di Dhahran Jadi Sasaran Serangan

Di tengah rangkaian serangan tersebut, Kementerian Energi Arab Saudi melaporkan insiden yang menyasar fasilitas milik perusahaan energi Saudi Aramco.

Sebuah gedung administrasi Saudi Aramco di Dhahran, wilayah timur Arab Saudi, menjadi sasaran serangan pada Selasa malam.

Serangan tersebut menyebabkan kebakaran kecil di gedung administrasi perusahaan.

Kementerian Energi menyatakan tim tanggap darurat segera merespons kejadian dan mengambil langkah-langkah penanganan yang diperlukan.

Otoritas memastikan tidak terdapat laporan korban luka maupun korban jiwa dalam insiden di fasilitas Saudi Aramco tersebut.

Keterangan yang disampaikan belum merinci tingkat kerusakan bangunan maupun dampak serangan terhadap kegiatan operasional perusahaan.

Arab Saudi Laporkan Rangkaian Serangan Rudal dan Drone

Serangan terhadap Riyadh, Al-Kharj, dan Dhahran menjadi bagian dari rangkaian insiden keamanan yang dilaporkan otoritas Arab Saudi pada Selasa (13/10/2026).

Koalisi pimpinan Arab Saudi menyatakan telah melakukan sejumlah pencegatan terhadap rudal dan pesawat nirawak yang diarahkan ke berbagai wilayah kerajaan.

Meskipun sejumlah rudal berhasil dihancurkan, serpihan yang jatuh tetap menimbulkan korban luka dan kerusakan bangunan di kawasan permukiman.

Hingga laporan pada Rabu dini hari, otoritas Arab Saudi mengonfirmasi empat korban luka dan 15 rumah rusak ringan akibat jatuhnya serpihan rudal di Riyadh.

Sementara itu, insiden kebakaran kecil di gedung administrasi Saudi Aramco di Dhahran dilaporkan tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026