HOME  ⁄  Geopolitik

Liga Arab Tegaskan Dukungan bagi Kemerdekaan Palestina, Desak Bantuan Kemanusiaan dan Penarikan Pasukan Israel dari Gaza

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Liga Arab Tegaskan Dukungan bagi Kemerdekaan Palestina, Desak Bantuan Kemanusiaan dan Penarikan Pasukan Israel dari Gaza
Foto: (Sumber :Kondisi setelah serangan oleh Israel di Khan Yunis, Gaza, Palestina, pada Jumat (9/10/2026). (ANTARA/Anadolu/Abed Rahim Khatib).)

Pantau - Liga Arab kembali menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan kemerdekaan dan keutuhan wilayah Palestina, sekaligus mendesak penghentian penderitaan warga sipil di Jalur Gaza melalui penguatan gencatan senjata dan pembukaan akses bantuan kemanusiaan.

Sekretaris Jenderal Liga Arab Nabil Fahmy menyatakan organisasi tersebut akan terus bekerja sama dengan negara-negara anggota dan mitra internasional untuk mendukung hak-hak rakyat Palestina.

Komitmen itu disampaikan dalam pidato Fahmy yang dibacakan Asisten Sekretaris Jenderal sekaligus Kepala Sektor Palestina dan Wilayah Arab yang Diduduki, Duta Besar Faed Mustafa, dalam acara peringatan korban konflik Gaza di Sekretariat Jenderal Liga Arab, Kairo, pada akhir pekan 17–18 Oktober 2026.

Fahmy menegaskan bahwa Jalur Gaza harus tetap menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari negara Palestina yang merdeka.

Liga Arab Perjuangkan Kemerdekaan Palestina Berdasarkan Perbatasan 1967

Nabil Fahmy menekankan pentingnya jalur politik yang jelas untuk mengakhiri pendudukan dan mewujudkan perdamaian yang adil bagi rakyat Palestina.

Menurutnya, penyelesaian konflik harus menjamin keutuhan wilayah Palestina serta hak rakyatnya untuk menentukan nasib sendiri.

Liga Arab mendukung pembentukan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat berdasarkan perbatasan 4 Juni 1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota.

Sikap tersebut mengacu pada resolusi internasional dan Prakarsa Perdamaian Arab.

Fahmy juga menyampaikan bahwa Liga Arab akan terus menggalang dukungan kemanusiaan, politik, dan hukum bersama negara-negara anggota serta mitra internasional.

Dukungan itu diarahkan untuk memperkuat pelaksanaan berbagai resolusi yang didasarkan pada legitimasi internasional.

Korban Tewas di Gaza Dilaporkan Lampaui 74.000 Orang

Dalam pidatonya, Fahmy mengutip data medis Palestina yang menyebut jumlah korban tewas di Jalur Gaza telah melampaui 74.000 orang sejak konflik meningkat pada Oktober 2023.

Dari jumlah tersebut, lebih dari 21.000 korban tewas merupakan anak-anak.

Fahmy juga menyampaikan bahwa jumlah perempuan yang tewas atau mengalami luka-luka telah melampaui 35.000 orang.

Angka-angka tersebut merupakan data medis Palestina yang dikutip Sekretaris Jenderal Liga Arab dalam pernyataannya.

Peringatan korban yang diselenggarakan di Kairo menjadi kesempatan bagi Liga Arab untuk kembali menyampaikan komitmen terhadap perlindungan warga sipil dan pemenuhan hak-hak rakyat Palestina.

Liga Arab Desak Bantuan Makanan, Air, dan Obat-obatan Masuk Gaza

Fahmy memperingatkan bahwa kondisi kemanusiaan di Jalur Gaza semakin memburuk akibat terbatasnya akses terhadap kebutuhan dasar.

Keterbatasan pasokan air, makanan, dan obat-obatan menjadi persoalan utama yang dihadapi penduduk Gaza.

Selain itu, penyusutan wilayah aman dan pembatasan masuknya bantuan kemanusiaan serta material rekonstruksi turut memperparah keadaan.

Liga Arab menyerukan agar seluruh pihak memastikan bantuan kemanusiaan dapat masuk tanpa hambatan.

Pasokan makanan, obat-obatan, dan bahan bakar dinilai perlu dijamin untuk mendukung kebutuhan masyarakat.

Fahmy juga menekankan pentingnya pemulihan jaringan air dan sanitasi serta pengoperasian kembali layanan dasar bagi penduduk.

Menurutnya, pemulihan dan rekonstruksi tidak dapat berjalan tanpa tersedianya kondisi yang memungkinkan warga Gaza menjalani kehidupan secara bermartabat.

Kehadiran Militer Israel Dinilai Hambat Mobilitas Warga Sipil

Liga Arab turut menyoroti keberlanjutan kehadiran militer Israel dan perluasan kendali atas sejumlah wilayah di Jalur Gaza.

Fahmy menyatakan kondisi tersebut membatasi ruang gerak warga sipil dan menimbulkan pertanyaan mengenai pelaksanaan ketentuan gencatan senjata.

Ia menekankan perlunya memperkuat gencatan senjata dan memastikan penarikan pasukan sesuai komitmen yang telah disepakati.

Selain itu, Liga Arab mendorong agar otoritas Palestina dapat menjalankan perannya di Jalur Gaza.

Langkah tersebut dipandang sebagai bagian dari upaya menciptakan kondisi yang mendukung pemulihan wilayah dan penyelesaian konflik secara politik.

Liga Arab Dorong Penyelesaian Politik untuk Akhiri Pendudukan

Fahmy menegaskan bahwa penyelesaian konflik Palestina tidak cukup hanya melalui penghentian pertempuran dan penyaluran bantuan kemanusiaan.

Menurutnya, diperlukan proses politik yang dapat mengakhiri pendudukan dan memberikan jaminan terhadap hak-hak rakyat Palestina.

Liga Arab menempatkan pembentukan negara Palestina yang merdeka sebagai tujuan utama dalam upaya mencapai perdamaian yang adil.

Organisasi tersebut juga menegaskan pentingnya menjaga Gaza sebagai bagian dari wilayah Palestina dan memastikan pelaksanaan resolusi internasional yang relevan.

Melalui kerja sama dengan negara anggota dan mitra internasional, Liga Arab menyatakan akan terus memperjuangkan perlindungan warga sipil, pemulihan Gaza, dan kemerdekaan Palestina.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026