
Pantau - Otoritas Kenya melanjutkan operasi pencarian dan penyelamatan terhadap tujuh orang yang dilaporkan hilang setelah sebuah gedung bertingkat runtuh di kawasan Eastleigh, Nairobi, pada Jumat (23/10/2026).
Operasi penyelamatan masih berlangsung hingga Sabtu (24/10/2026), dengan sejumlah orang diduga terjebak di bawah reruntuhan bangunan.
Palang Merah Kenya atau Kenya Red Cross Society (KRCS) melaporkan dua korban luka telah dilarikan ke Rumah Sakit Nasional Kenyatta untuk mendapatkan perawatan medis.
"Operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung di lokasi runtuhnya gedung di Eastleigh. Dua orang yang terluka telah dibawa ke Rumah Sakit Nasional Kenyatta," kata Palang Merah Kenya dalam pembaruan informasi yang dilaporkan Xinhua.
Sementara itu, pemerintah Kenya masih menyelidiki penyebab runtuhnya bangunan serta mencari pemilik gedung yang terkait dengan insiden tersebut.
Tujuh Orang Diduga Terjebak di Bawah Reruntuhan Gedung
Sekretaris Kabinet Kementerian Dalam Negeri dan Administrasi Nasional Kenya, Onesimus Kipchumba Murkomen, mengatakan tujuh orang dilaporkan hilang setelah bangunan tersebut runtuh.
Menurutnya, korban yang belum ditemukan diduga berada di sejumlah toko yang beroperasi di dalam gedung ketika insiden terjadi.
Murkomen menjelaskan terdapat 11 toko di lantai dasar dan basemen yang sedang digunakan saat bangunan ambruk.
"Tujuh orang dilaporkan hilang. Tim penyelamat telah melakukan kontak dengan beberapa di antara mereka, dan upaya sedang dilakukan untuk menyelamatkan orang-orang yang terjebak di bawah reruntuhan," katanya.
Pernyataan tersebut disampaikan Murkomen pada Jumat malam setelah insiden keruntuhan terjadi.
Tim penyelamat terus berupaya menjangkau korban yang diduga masih berada di bawah material bangunan.
Hingga pembaruan informasi yang disampaikan pada Sabtu, operasi pencarian terhadap ketujuh orang tersebut masih berlangsung.
Sebanyak 67 Pekerja Konstruksi Berhasil Didata
Selain mencari korban yang berada di area pertokoan, otoritas Kenya juga melakukan pendataan terhadap para pekerja konstruksi yang berada di lokasi kejadian.
Murkomen memastikan seluruh 67 pekerja konstruksi yang berada di lokasi telah terdata.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 66 pekerja berhasil menyelamatkan diri tanpa mengalami cedera.
Sementara itu, satu pekerja harus menjalani perawatan di rumah sakit akibat insiden tersebut.
Pemerintah Kenya menyatakan kondisi pekerja yang dirawat tersebut stabil.
Pendataan tersebut dilakukan untuk memastikan keberadaan para pekerja yang berada di area pembangunan saat gedung runtuh.
Adapun tujuh orang yang masih hilang diduga berada di toko-toko pada lantai dasar dan basemen bangunan.
Otoritas Kenya Selidiki Penyebab Keruntuhan Gedung
Pemerintah Kenya mulai melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab runtuhnya gedung bertingkat di kawasan Eastleigh.
Penyelidikan tersebut mencakup kemungkinan adanya pelanggaran peraturan konstruksi maupun standar profesi dalam pembangunan gedung.
Otoritas Konstruksi Nasional Kenya menyatakan telah mengidentifikasi pengembang, kontraktor, dan tenaga profesional terdaftar yang berkaitan dengan bangunan tersebut.
Langkah tersebut menjadi bagian dari pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam pembangunan gedung.
Sementara itu, otoritas setempat juga telah memulai pencarian terhadap pemilik bangunan.
Hingga laporan tersebut disampaikan, belum ada kesimpulan resmi mengenai penyebab keruntuhan.
Pemerintah masih mengumpulkan informasi untuk menentukan apakah terdapat pelanggaran yang berkontribusi terhadap insiden tersebut.
Kondisi Bangunan di Sekitar Lokasi Runtuh Masih Diperiksa
Selain menyelidiki penyebab kejadian, otoritas Kenya juga memperhatikan kondisi bangunan lain yang berada di sekitar lokasi.
Pemerintah belum dapat memastikan apakah runtuhnya gedung tersebut berdampak terhadap kekuatan struktur bangunan-bangunan di sekitarnya.
Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui kemungkinan adanya kerusakan atau pelemahan struktur akibat insiden tersebut.
Otoritas terkait menyatakan informasi lebih lanjut mengenai kondisi lokasi dan langkah penanganan akan disampaikan setelah proses pemeriksaan dilakukan.
"Perincian mengenai operasi penyelamatan, kondisi lokasi, serta tindakan yang dilakukan oleh tim lintas lembaga akan disampaikan pada waktunya," kata badan pengawas tersebut.
Tim lintas lembaga masih terlibat dalam penanganan insiden, termasuk operasi penyelamatan dan pemeriksaan kondisi bangunan.
Pencarian Korban dan Penyelidikan Masih Berlangsung
Hingga pembaruan informasi pada Sabtu (24/10/2026), tujuh orang masih dilaporkan hilang akibat runtuhnya gedung di Eastleigh, Nairobi.
Palang Merah Kenya bersama tim penyelamat terus melakukan upaya pencarian terhadap korban yang diduga terjebak di bawah reruntuhan.
Di sisi lain, penyelidikan terhadap kemungkinan pelanggaran aturan konstruksi masih dilakukan oleh otoritas terkait.
Pemerintah Kenya juga belum mengumumkan hasil pemeriksaan mengenai dampak keruntuhan terhadap bangunan di sekitar lokasi kejadian.
Informasi lanjutan mengenai jumlah korban, perkembangan penyelamatan, dan penyebab runtuhnya gedung masih menunggu keterangan resmi dari otoritas Kenya.
- Penulis :
- Aditya Yohan




