
Pantau - Kementerian Luar Negeri Suriah memanggil Duta Besar Yordania untuk Suriah, Sufyan Qudah, dan menyampaikan nota protes setelah serangan udara militer Yordania di Provinsi Daraa menewaskan tujuh warga sipil, termasuk tiga anak-anak dan seorang perempuan.
Protes diplomatik tersebut disampaikan pada Rabu (28/10/2026), menyusul serangkaian serangan udara Angkatan Udara Yordania di wilayah selatan Suriah pada Senin (26/10/2026).
Pemerintah Suriah menyatakan serangan tersebut juga menyebabkan tiga warga sipil mengalami luka-luka.
Damaskus menuding operasi militer Yordania dilakukan tanpa persetujuan terlebih dahulu dari pemerintah Suriah.
Suriah Sampaikan Nota Protes kepada Yordania
Kementerian Luar Negeri Suriah menyampaikan keberatan resmi atas jatuhnya korban sipil akibat operasi udara tersebut.
"Kementerian Luar Negeri memanggil Dubes Kerajaan Hasyimiyah Yordania untuk Republik Arab Suriah, Sufyan Qudah, dan menyampaikan nota protes atas serangan udara Yordania yang juga mengenai korban sipil di Provinsi Daraa sehingga mengakibatkan korban jiwa, termasuk anak-anak, serta melukai sejumlah lainnya," jelas pernyataan Kemlu, Rabu (28/10/2026).
Berdasarkan keterangan otoritas kesehatan Suriah, tujuh warga sipil meninggal dunia akibat serangan tersebut.
Korban tewas mencakup tiga anak-anak dan seorang perempuan, sementara tiga orang lainnya dilaporkan terluka.
Pemerintah Suriah juga mempersoalkan pelaksanaan operasi militer asing di wilayahnya tanpa persetujuan dari Damaskus.
Yordania Sebut Serangan Menargetkan Kelompok ISIS
Sementara itu, pemerintah Yordania menyatakan serangan udara tersebut ditujukan terhadap posisi kelompok teroris ISIS di wilayah Suriah.
Menurut pihak Yordania, operasi militer itu merupakan tindakan balasan atas serangan terhadap sebuah gereja di Provinsi Al-Karak.
Pernyataan tersebut berbeda dengan keberatan pemerintah Suriah yang menyoroti jatuhnya korban sipil dan tidak adanya persetujuan atas operasi militer tersebut.
Hingga laporan ini disampaikan, belum terdapat informasi lebih lanjut mengenai hasil pemanggilan Duta Besar Yordania maupun langkah diplomatik berikutnya dari kedua negara.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




