HOME  ⁄  Geopolitik

Swedia dan NATO Gelar Latihan Antikapal Selam di Laut Baltik Mulai 9 November, Delapan Negara Ikut Berpartisipasi

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Swedia dan NATO Gelar Latihan Antikapal Selam di Laut Baltik Mulai 9 November, Delapan Negara Ikut Berpartisipasi
Foto: (Sumber :Bendera Swedia dan Uni Eropa terpasang di depan gedung parlemen Swedia. Swedia akan memegang jabatan presidensi UE selama enam bulan kedepan hingga 30 Juni 2023. (Xinhua).)

Pantau - Swedia bersama Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) akan menggelar latihan militer antikapal selam bertajuk Playbook Merlin di Laut Baltik mulai 9 November 2026 dengan melibatkan delapan negara anggota aliansi tersebut.

Latihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan pasukan angkatan laut dalam mendeteksi, melacak, dan menghadapi ancaman kapal selam di perairan Laut Baltik.

Angkatan Bersenjata Swedia mengumumkan rencana tersebut melalui pernyataan resmi pada Kamis (5/11/2026).

"Swedia menjadi tuan rumah latihan yang melibatkan angkatan bersenjata negara tersebut bersama pasukan sekutu untuk berlatih mendeteksi, melacak, dan menghadapi kapal selam dalam kondisi maritim Laut Baltik yang menantang," kata militer Swedia dalam pernyataannya.

Delapan Negara NATO Ikuti Latihan Playbook Merlin

Latihan Playbook Merlin akan diselenggarakan oleh Angkatan Laut Swedia bekerja sama dengan Kelompok Maritim Tetap NATO 1 atau Standing NATO Maritime Group 1 (SNMG1).

Sebanyak delapan negara anggota NATO dijadwalkan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Latihan difokuskan pada pengembangan kemampuan peperangan antikapal selam dalam kondisi lingkungan maritim Laut Baltik.

Kegiatan ini juga melibatkan koordinasi antara angkatan bersenjata Swedia dan pasukan sekutu dalam menjalankan operasi di laut.

Namun, Angkatan Bersenjata Swedia belum merinci negara-negara peserta selain menyebutkan jumlah delapan anggota aliansi.

Korvet, Helikopter, dan Kapal Selam Akan Dikerahkan

Angkatan Bersenjata Swedia menyampaikan bahwa sejumlah alat utama sistem persenjataan akan digunakan selama latihan berlangsung.

Peralatan militer yang disiapkan mencakup kapal perang jenis korvet, helikopter, kapal selam, dan kapal pendukung.

Berbagai unsur tersebut akan digunakan untuk mendukung latihan pendeteksian dan pelacakan kapal selam di perairan Laut Baltik.

Penggunaan beberapa jenis armada memungkinkan peserta berlatih mengoordinasikan operasi antikapal selam melalui unsur permukaan, bawah laut, dan udara.

Meski telah mengumumkan tanggal dimulainya latihan, militer Swedia belum menyampaikan durasi pelaksanaan kegiatan tersebut.

Jumlah personel NATO yang akan terlibat juga belum diumumkan.

Rusia Soroti Peningkatan Aktivitas Militer NATO

Rencana latihan Swedia dan NATO berlangsung di tengah ketegangan keamanan antara Rusia dan negara-negara anggota aliansi pertahanan tersebut.

Dalam beberapa tahun terakhir, Rusia berulang kali menyoroti peningkatan kehadiran militer NATO di sepanjang perbatasan barat negaranya.

Moskow menilai peningkatan aktivitas militer tersebut berlangsung dengan alasan untuk menangkal ancaman yang disebut sebagai "agresi Rusia".

Rusia juga menyatakan keberatan terhadap kebijakan militerisasi di kawasan Eropa yang dinilai dapat meningkatkan ketegangan keamanan regional.

Kementerian Luar Negeri Rusia sebelumnya menegaskan bahwa negaranya tetap terbuka terhadap dialog dengan NATO berdasarkan prinsip kesetaraan.

Pemerintah Rusia juga mengharapkan negara-negara Barat menghentikan kebijakan peningkatan kekuatan militer di kawasan Eropa.

Sementara itu, Swedia dan NATO tetap menjadwalkan latihan Playbook Merlin mulai 9 November 2026 sebagai bagian dari kegiatan pelatihan kemampuan antikapal selam di Laut Baltik.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026