HOME  ⁄  Geopolitik

Iran Klaim Tembak Jatuh Drone MQ-9 Amerika Serikat di Pulau Qeshm, Ketegangan Militer Dekat Selat Hormuz Berlanjut

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Iran Klaim Tembak Jatuh Drone MQ-9 Amerika Serikat di Pulau Qeshm, Ketegangan Militer Dekat Selat Hormuz Berlanjut
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Sebuah drone atau pesawat nirawak Angkatan Udara Amerika Serikat. ANTARA/HO-Defense Visual Information Distribution Service/aa..)

Pantau - Militer Iran mengklaim berhasil menembak jatuh sebuah pesawat nirawak atau drone MQ-9 milik Amerika Serikat (AS) di atas Pulau Qeshm, Provinsi Hormozgan, pada Jumat (6/11/2026), di tengah ketegangan militer yang masih berlangsung antara Teheran dan Washington.

Menurut pernyataan resmi militer Iran yang dilaporkan kantor berita Tasnim, pesawat nirawak tersebut menjadi sasaran sistem pertahanan udara Iran sebelum akhirnya berhasil dihancurkan.

Kantor hubungan masyarakat militer Iran menyatakan bahwa operasi pencegatan dilakukan menggunakan sistem pertahanan udara canggih yang terintegrasi dalam jaringan pertahanan udara nasional.

Dalam pernyataannya, militer Iran menyebut pesawat tersebut sebagai milik “musuh Amerika yang melakukan invasi” dan menggambarkan militer Amerika Serikat sebagai “tentara teroris”.

Namun, hingga laporan tersebut diterbitkan pada Sabtu (7/11/2026), pemerintah maupun militer Amerika Serikat belum memberikan tanggapan resmi atas klaim penembakan jatuh pesawat nirawak tersebut.

Dengan demikian, keberhasilan penembakan drone MQ-9 yang diumumkan Iran masih berdasarkan keterangan sepihak dari otoritas militer Teheran.

Iran Klaim Sistem Pertahanan Udara Terpadu Hancurkan Drone MQ-9 AS

Militer Iran menyatakan bahwa pesawat nirawak MQ-9 Amerika Serikat berhasil dideteksi dan menjadi sasaran sistem pertahanan udara yang beroperasi di kawasan Pulau Qeshm.

Berdasarkan laporan Tasnim, sistem yang digunakan dalam operasi tersebut merupakan bagian dari jaringan pertahanan udara terpadu milik Iran.

Pihak militer Iran mengklaim bahwa sistem tersebut mampu menghancurkan pesawat nirawak yang menjadi sasaran di wilayah udara Pulau Qeshm.

Meski demikian, laporan tersebut tidak memerinci waktu penembakan, jenis persenjataan yang digunakan, maupun kondisi puing pesawat setelah insiden.

Belum ada pula keterangan dari pihak Amerika Serikat yang mengonfirmasi kehilangan pesawat nirawak MQ-9 dalam peristiwa tersebut.

Iran sebelumnya juga beberapa kali melaporkan keberhasilan mencegat pesawat nirawak Amerika Serikat di sekitar Pulau Qeshm dan wilayah perairan sekitarnya.

Klaim terbaru ini muncul ketika hubungan militer kedua negara masih diwarnai ketegangan setelah serangkaian serangan dan upaya diplomatik yang belum menghasilkan penyelesaian konflik secara menyeluruh.

Pulau Qeshm Berada Dekat Selat Hormuz yang Strategis

Pulau Qeshm merupakan pulau terbesar di Iran yang terletak di Provinsi Hormozgan, wilayah selatan negara tersebut.

Secara geografis, pulau ini berada di dekat jalur masuk utara Selat Hormuz yang menghubungkan kawasan Teluk dengan Teluk Oman.

Posisi tersebut menjadikan perairan sekitar Pulau Qeshm memiliki kepentingan strategis dalam aktivitas pelayaran dan keamanan kawasan.

Selat Hormuz juga dikenal sebagai salah satu jalur perdagangan energi internasional yang penting karena menjadi lintasan pengiriman minyak dan gas dari negara-negara kawasan Teluk.

Keberadaan aktivitas militer di sekitar wilayah tersebut menjadi perhatian dalam perkembangan ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat.

Iran sendiri berulang kali menyampaikan laporan mengenai aktivitas pesawat nirawak Amerika Serikat di sekitar Pulau Qeshm dan kawasan perairan yang berdekatan.

Konflik Iran dan Amerika Serikat Belum Selesai Meski Ada Kesepakatan Juni

Ketegangan militer antara Iran dan Amerika Serikat berkaitan dengan konflik yang meningkat sejak serangan militer Washington bersama Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026.

Serangan tersebut memicu rangkaian ketegangan yang kemudian diikuti berbagai upaya diplomatik untuk menghentikan konflik.

Pada Juni 2026, pihak-pihak terkait mencapai nota kesepahaman yang ditujukan untuk mewujudkan kesepakatan perdamaian secara menyeluruh.

Namun, upaya tersebut belum berhasil menyelesaikan perselisihan dan ketegangan militer yang berlangsung.

Klaim penembakan jatuh drone MQ-9 di Pulau Qeshm menjadi perkembangan terbaru yang diumumkan militer Iran di tengah situasi tersebut.

Hingga Sabtu (7/11/2026), belum terdapat konfirmasi dari Amerika Serikat mengenai klaim Iran maupun informasi resmi tentang kemungkinan langkah lanjutan setelah insiden yang dilaporkan tersebut.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026