
Pantau - Co-produser film "Extraction: Tygo" Delon Tio mengkritik oknum tempat usaha yang menyebarkan video kamera pengawas atau CCTV Lisa BLACKPINK saat berada di sebuah kafe di Jakarta.
Kritik tersebut disampaikan Delon melalui Instagram Story yang diunggah pada Selasa 24 Februari.
Dalam unggahannya, Delon menuliskan, "Jika seorang figur publik datang ke tempat usaha anda (kafe, restoran dan lain sebagainya), tolong jangan merekam video dari CCTV tersebut lalu diunggah ke media sosial demi kepentingan promosi,".
Ia menilai menangkap sebuah momen pada dasarnya merupakan hal yang boleh dilakukan, namun situasinya berbeda apabila momen tersebut direkam melalui CCTV.
Pernyataan Delon diduga merujuk pada tersebarnya video CCTV Lisa ketika memesan minuman di sebuah kafe di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.
Sejumlah penggemar mempertanyakan apakah penyebaran video tersebut telah mendapatkan izin dari Lisa sebagai penyanyi rap asal Korea Selatan itu.
Penyebaran rekaman tersebut juga dikaitkan dengan ketentuan di Indonesia bahwa rekaman CCTV termasuk informasi atau dokumen elektronik yang diatur dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau ITE.
Sebelumnya, Lisa BLACKPINK dikabarkan berkunjung ke Indonesia untuk keperluan syuting film "Extraction: Tygo".
Beberapa lokasi yang diketahui dikunjungi antara lain Vault Automotive Museum, kawasan Kota Tua, sebuah kafe di Kemang, sejumlah pusat perbelanjaan di Jakarta, hingga Bali.
Selama kunjungannya, beredar berbagai video yang memperlihatkan Lisa berbelanja di pusat perbelanjaan di Jakarta hingga menari di atas panggung bersama DJ di sebuah kafe di Bali.
Video-video tersebut kemudian viral di berbagai platform media sosial.
- Penulis :
- Aditya Yohan







