
Pantau - Grup musik Ki Ageng Ganjur tampil memukau dalam International Folklore Festival Boysun Bukhori di Surkhandarya, Uzbekistan, dengan membawakan lagu Caping Gunung di hadapan ribuan penonton internasional.
Penampilan Enerjik dan Penuh Warna
Dalam penampilannya, Ganjur menyajikan lagu Caping Gunung dalam dua versi, yakni langgam yang lembut dan gaya Sragenan yang dinamis.
Penampilan tersebut semakin hidup dengan iringan tarian dari penari latar yang menginterpretasikan alunan musik di atas panggung.
Vokalis Chris Verani membuka lagu dengan bagian pembuka yang mendayu sehingga membuat suasana hening dan penuh perhatian.
Seiring meningkatnya tempo musik, suasana berubah menjadi meriah dengan tepuk tangan dan penonton yang ikut menari.
Grup ini juga membawa alat musik gamelan yang menarik perhatian peserta dari berbagai negara karena keunikannya dibandingkan instrumen lain.
Promosi Budaya Indonesia di Kancah Global
Selain Caping Gunung, Ganjur turut membawakan lagu Maumere dalam acara makan malam festival.
Dalam kesempatan tersebut, mereka mengajak para tamu untuk menari bersama sehingga menciptakan suasana interaktif.
Penampilan ini menjadi bagian dari upaya promosi budaya Indonesia di tingkat internasional.
Ki Ageng Ganjur menampilkan perpaduan musik religi, tradisional, dan modern dalam satu panggung yang khas.
Secara keseluruhan, penampilan mereka mendapatkan sambutan meriah serta apresiasi dari penonton internasional yang hadir.
- Penulis :
- Gerry Eka





