HOME  ⁄  Hiburan

Ejae Ungkap Menulis Lagu Membantunya Bangkit dari Depresi

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Ejae Ungkap Menulis Lagu Membantunya Bangkit dari Depresi
Foto: (Sumber: Penyanyi lagu soundtrack K-Pop Demon Hunters "Golden", Ejae. ANTARA/HO-Instagram @ejae_k.)

Pantau - Ejae mengungkapkan menulis lagu membantu dirinya pulih dari depresi setelah gagal debut sebagai idol remaja K-Pop.

Dalam wawancara dengan The New York Times, Ejae mengatakan dirinya merasa depresi karena persiapan debut yang menghabiskan masa mudanya tidak pernah terwujud.

“Saya sudah merencanakan masa depan saya dengan matang. Saya berpikir, 'Oke, saya akan menjadi idola K-pop, superstar besar pada usia sekitar 18 tahun’,” kata Ejae.

Ejae mengungkapkan dirinya diterima di label besar Korea sejak usia 11 tahun dan percaya masa depannya sudah terjamin.

Ia tumbuh besar dengan mempelajari video latihan awal Beyoncé untuk memotivasi dirinya berlatih menari dan bernyanyi selama tujuh hingga delapan jam setiap hari.

Meski telah berusaha keras, Ejae mengaku terus menghadapi penolakan dalam industri hiburan Korea.

Pada usia 22 tahun, ia diberitahu bahwa usianya sudah melewati batas standar industri idol K-Pop.

Ejae juga menyebut kakeknya yang merupakan tokoh besar di industri film Korea secara tidak langsung menanamkan tekanan untuk sukses sejak usia dini.

“Kakek saya adalah tokoh besar di industri film Korea. Dia selalu mengatakan kepada saya bahwa kita harus bekerja keras untuk meraih kesuksesan,” ujar Ejae.

Ejae Kini Sukses Menulis Lagu untuk Grup K-Pop Ternama

Ia mengaku mulai pulih ketika secara tidak sengaja menemukan jalan sebagai penulis lagu, yang kemudian mengubah arah hidupnya.

Ejae kini dikenal telah menulis lagu untuk grup K-Pop ternama seperti Red Velvet, Aespa, Twice, dan Le Sserafim.

Momen terobosan kariernya terjadi ketika ia terpilih merekam lagu Golden dari film KPop Demon Hunters yang memenangkan Oscar.

Penyanyi dan penulis lagu berusia 34 tahun tersebut juga mengisi suara karakter Rumi dalam film itu.

“Saya pernah mendengar bahwa sebelum meninggal, seseorang akan mengalami kilas balik selama tiga detik dari seluruh hidupnya. Saya merasa seperti mengalami momen itu saat berjalan menyusuri lorong pelaminan,” kata Ejae.

Ia juga mengaku pengalaman membawakan lagu “Golden” di ajang Brit Awards membantu dirinya mengatasi rasa gugup di atas panggung.

“Saya bernyanyi dengan sangat baik hari itu. Dukungan dari para penggemar adalah alasan mengapa saya merasa percaya diri dengan suara nyanyian saya,” ujar Ejae.

Penulis :
Gerry Eka