
Pantau - Film "Warkop DKI: Viralin Dong!" produksi Falcon Pictures melibatkan tiga penulis asal Thailand dalam proses pengembangan cerita guna menghadirkan kembali semangat dan humor khas Warkop DKI kepada generasi lama maupun penonton baru.
Tiga penulis Thailand yang terlibat dalam proyek tersebut adalah Banjong Pisanthanakun, Chantavit Dhanasevi, dan Thamsatid Charoenrittichai.
Produser Falcon Pictures, Frederica, menjelaskan pelibatan tim kreatif dari Thailand dilakukan setelah berbagai upaya pengembangan naskah dinilai belum menghasilkan cerita yang cukup kuat.
Ia mengatakan, "Enggak ketemu dalam arti kata kita udah ganti-ganti penulis Indonesia. Kita ngerasa ini kurang kuat untuk kita bisa tampilkan lagi di Warkop DKI ini, sampai kita ketemu Banjong dan tim."
Menurut Frederica, kerja sama dengan Banjong Pisanthanakun telah dimulai sekitar dua tahun lalu dan berkembang menjadi kolaborasi kreatif antara industri film Indonesia dan Thailand.
Penulis Thailand dan Indonesia Garap Cerita Bersama
Tim penulis Thailand berkontribusi dalam penyusunan sinopsis, riset cerita, dan pengembangan konsep film.
Karena film ini berlatar budaya Indonesia, proses penulisan dilakukan bersama sejumlah penulis Indonesia.
Penulis Indonesia yang terlibat antara lain Theo, Dany, Darly, dan Herwin Novianto.
Frederica mengatakan, "Harus disisipkan semua budaya-budaya Indonesia di sini. Makanya ada penulis Thailand dan juga penulis Indonesia, seperti Theo, Dany, Darly, Herwin juga bantu nulis."
Selain para penulis, Indro Warkop turut berperan dalam penyempurnaan cerita dan skenario.
Frederica mengatakan, "Di samping itu, juga sama Pak Indro juga banyak memberikan input untuk menyempurnakan ceritanya, menyempurnakan skenarionya."
Kontribusi Indro mencakup gambaran persahabatan Warkop DKI, gaya bercanda khas kelompok lawak tersebut, hingga cara menyampaikan kritik sosial melalui komedi.
Riset Budaya Jadi Tantangan Utama
Banjong mengungkapkan bahwa proyek ini menjadi pengalaman pertamanya menulis skenario film Indonesia.
Sebelum menyusun naskah, tim Thailand terlebih dahulu menonton berbagai film Falcon Pictures dan film-film Warkop DKI.
Ia mengatakan, "Sebelumnya udah nonton film-film Falcon dan saya sebelumnya juga nonton film-film Warkop bersama tim penulis."
Banjong menjelaskan perbedaan budaya antara Indonesia dan Thailand menjadi tantangan utama dalam proses penulisan.
Ia mengatakan, "Kesulitan kami, karena Indonesia dan Thailand kan berbeda. Untuk itulah sebelum kita menulis skrip kita melakukan riset dulu."
Sutradara Herwin Novianto menyebut film ini dirancang untuk menjembatani dua generasi penonton.
Ia mengatakan, "Penonton lama akan menemukan kenangan, sementara penonton baru bisa menemukan keseruannya dari awal."
Film yang dibintangi Desta Mahendra, Vino G. Bastian, dan Tora Sudiro tersebut dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 11 Juni 2026.
Indro menilai film ini berhasil menghidupkan kembali semangat Warkop DKI bagi generasi masa kini.
Ia mengatakan, “Warkop itu bukan hanya saya, Dono, dan Kasino. Saya bersyukur generasi sekarang mau melanjutkan itu. Melihat mereka bertiga di atas panggung tadi, saya seperti melihat semangat Warkop hidup lagi. Itu yang paling penting.”
- Penulis :
- Gerry Eka





