
Pantau - Komedian Rony Imannuel atau Mongol Stres mengenang mendiang Temon Templar sebagai sosok mentor, sahabat, sekaligus abang yang banyak memberikan pembelajaran selama awal perjalanan kariernya di dunia hiburan Indonesia.
Sosok Mentor yang Selalu Berbagi Ilmu
Mongol menyampaikan kenangan tersebut saat menghadiri ibadah pelepasan jenazah Temon Templar di GPIB Effatha, Jakarta Selatan, Senin (13/7).
“Beliau sosok abang, mentor, sahabat yang bener-bener tidak merasa dia lebih unggul dari Mongol khususnya, tetapi menjadi sosok yang sering memberi pembelajaran untuk Mongol sebagai seorang seniman baru yang masuk di dunia seni di Indonesia,” ungkapnya.
Menurut Mongol, Temon kerap mengajaknya berdiskusi dan saling bertukar pengalaman mengenai teknik penguasaan panggung hingga dunia seni peran.
“Beliau sosok yang selalu kayak gini, 'Ngol, kita bagi-bagi ilmu yuk. Gue mungkin pelawak, Ngol, tapi gue bukan stand-up comedian. Ini bagaimana penguasaan panggungnya, Ngol, gini-gini',” ujarnya.
“Kita kayak tukar belajar, oh Beliau sebagai pelawak punya pengalaman begini, Beliau main sinetron ternyata begini-begini, dan di saat gue dapat sinetron pertama, kan Beliau yang ucapin selamat, 'pecah telor ya, Ngol',” lanjutnya.
Kabar Duka Awalnya Sulit Dipercaya
Mongol mengungkapkan dirinya dan Temon pernah tinggal di kawasan yang berdekatan di Jakarta sehingga sering berkomunikasi, termasuk membahas kondisi lingkungan saat banjir.
Setelah pindah ke luar kota, komunikasi keduanya tetap terjalin melalui aplikasi WhatsApp meski jarang bertemu secara langsung.
Mongol mengaku sempat tidak percaya ketika pertama kali mendengar kabar meninggalnya Temon Templar.
“Karena kan Mongol sudah di luar kota, sudah keluar dari DKI. Jadi pas Googling, enggak ada beritanya,” katanya.
“Nah, baru Mongol mempercayai setelah Cing Abdel sama Cak Lontong status. Mongol langsung 'oh berarti bener'. Terus enggak lama di Google sudah mulai ada. Akhirnya Mongol bisa berangkat jam 07.00 pagi tadi, terus langsung ke sini,” ungkapnya.
Temon Templar meninggal dunia pada Minggu (12/7) dalam usia 59 tahun akibat serangan jantung.
Temon dikenal luas melalui sitkom Abdel Temon: Bukan Superstar serta membintangi sinetron Preman Sholeh, Menolak Talak, dan sejumlah film seperti Epen Cupen The Movie, COMIC 8: Casino Kings, serta Warkop DKI Reborn: Jangkrik Bos Part 1.
- Penulis :
- Aditya Yohan





