
Pantau - Istana Yumbulagang di Distrik Naidong, Kota Shannan, Daerah Otonom Xizang, China, menjadi salah satu destinasi bersejarah yang menawarkan panorama dataran tinggi Tibet dari ketinggian sekitar 3.600 meter di atas permukaan laut.
Istana yang berdiri di Bukit Tashi Tsere itu dikenal sebagai istana pertama dalam sejarah Tibet dan menjadi salah satu simbol awal peradaban masyarakat Tibet.
Istana Pertama dalam Sejarah Tibet
Kota Shannan dikenal sebagai tempat lahir etnis Tibet sekaligus salah satu pusat awal kebudayaan Tibet.
Nama Yumbulagang berasal dari dua kata dalam bahasa Tibet, yakni yungbu yang berarti rusa betina karena bentuk bukit menyerupai rusa, serta lakang yang berarti istana atau kuil.
Istana tersebut dibangun pada abad kedua sebelum Masehi oleh Nyatri Tsenpo yang dikenal sebagai raja pertama Tibet.
Menurut legenda, Nyatri Tsenpo turun dari langit dan kemudian diterima sebagai pemimpin oleh masyarakat di Lembah Yarlung.
Lembah Yarlung sendiri dikenal sebagai sumber kebudayaan Tibet dan salah satu kawasan awal terbentuknya masyarakat Tibet.
Istana Yumbulagang kemudian menjadi tempat tinggal para raja Tibet secara turun-temurun hingga masa Raja Songtsen Gampo dan istrinya dari Dinasti Tang, Putri Wencheng, pada abad ke-7 yang menjadikannya sebagai istana musim panas.
Menjadi Ikon Wisata Sejarah Tibet
Keberadaan Istana Yumbulagang yang berdiri di atas bukit menjadikannya mudah terlihat dari kejauhan dan menjadi salah satu ikon wisata sejarah di wilayah selatan Daerah Otonom Xizang.
Selain menyuguhkan nilai sejarah, kawasan tersebut juga menawarkan panorama alam dataran tinggi Tibet yang menjadi daya tarik bagi wisatawan.
Di sekitar wilayah Shannan, wisatawan juga dapat menikmati keindahan Danau Yamdrok yang dikenal sebagai salah satu danau ikonik di Tibet.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



