HOME  ⁄  Hiburan

Pemkab Tanimbar Kenalkan Kekayaan Budaya lewat Parade Laut pada HUT Ke-27 Daerah

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Pemkab Tanimbar Kenalkan Kekayaan Budaya lewat Parade Laut pada HUT Ke-27 Daerah
Foto: Festival Budaya Teluk Saumlaki dan Parade Laut (Snobar Roal) melibatkan perwakilan dari 10 kecamatan dalam rangka memperingati HUT ke-27 kabupaten setempat.

Pantau - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, mengenalkan keberagaman budaya daerah melalui Festival Budaya Teluk Saumlaki dan Parade Laut (Snobar Roal) yang melibatkan perwakilan 10 kecamatan dalam rangka memperingati HUT ke-27 kabupaten tersebut.

Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar Juliana Ch. Ratuanak mengatakan parade laut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan hari jadi daerah, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan adat dan budaya Tanimbar kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

"Festival budaya dan parade laut ini menjadi salah satu cara kita memperkenalkan sekaligus menjaga budaya Tanimbar. Laut adalah bagian dari kehidupan masyarakat Tanimbar, sementara adat merupakan jati diri yang harus terus diwariskan," kata dia.

Festival Budaya Teluk Saumlaki dan Parade Laut tersebut mengusung tema "Laut adalah jalan hidup kita, Adat Tanimbar adalah jati diri kita".

Juliana mengatakan kekayaan budaya Tanimbar perlu terus dikembangkan agar tidak hanya dikenal masyarakat setempat, tetapi juga menjadi daya tarik wisatawan sekaligus mendukung pengembangan potensi daerah.

Perahu Adat dari 10 Kecamatan Meriahkan Parade Laut

Parade laut menghadirkan perahu adat dari 10 kecamatan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar dengan menampilkan ciri khas budaya masing-masing wilayah.

Setiap perahu menampilkan busana adat dan tarian khas daerah dengan melibatkan delapan pegiat budaya.

Juliana menilai keberagaman dalam parade tersebut menunjukkan kekayaan identitas masyarakat Tanimbar yang hidup berdampingan dengan laut sebagai bagian penting dari kehidupan sosial dan ekonomi.

"Ini menjadi momentum bagi kita untuk menunjukkan bahwa Tanimbar memiliki kekayaan budaya yang beragam. Anak-anak muda harus menjadi bagian penting dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya ini," ujarnya.

Menurut dia, pelestarian budaya tidak cukup dilakukan melalui kegiatan seremonial, tetapi membutuhkan keterlibatan masyarakat dan generasi muda untuk mengenal, mempraktikkan, serta menjaga tradisi warisan leluhur.

Budaya Didorong Perkuat Pariwisata Tanimbar

Festival tersebut merupakan hasil kolaborasi Sanggar Titi Songa-OPJ dan BAPERA Kabupaten Kepulauan Tanimbar bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Selain parade laut, rangkaian kegiatan diisi dengan jalan santai yang melibatkan siswa dan guru se-Kota Saumlaki, senam bersama, serta tarian penyambutan adat.

Pemkab Kepulauan Tanimbar berharap kegiatan berbasis budaya dapat terus dikembangkan sebagai sarana pelestarian adat sekaligus memperkuat promosi potensi pariwisata daerah.

Pengembangan tersebut diharapkan membuat budaya lokal tidak hanya menjadi bagian dari perayaan hari jadi daerah, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat melalui pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026