HOME  ⁄  Hiburan

Nicholas Saputra Hadiri Tokyo International Film Festival 2026, Penasaran Tonton Film Kompetisi hingga Bawa Karya Garin Nugro

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Nicholas Saputra Hadiri Tokyo International Film Festival 2026, Penasaran Tonton Film Kompetisi hingga Bawa Karya Garin Nugro
Foto: (Sumber :Sutradara dan pemeran film "Merah Sebelum Fajar" di upacara pembukaan Tokyo International Film Festival 2026, Tokyo, Senin (26/10). (Ki-ka): Nagra Pakusadewo, Tissa Biani, sutradara Garin Nugroho, Laura Basuki, dan Nicholas Saputra. ANTARA/HO-TIFF 2026.)

Pantau - Aktor Nicholas Saputra kembali menghadiri Tokyo International Film Festival (TIFF) 2026 di Jepang, bukan hanya untuk memperkenalkan film terbarunya, "Merah Sebelum Fajar", tetapi juga untuk menyaksikan berbagai karya sinema internasional yang bersaing dalam kompetisi utama festival tersebut.

Nicholas hadir dalam pembukaan Tokyo International Film Festival ke-39 pada Senin (26/10/2026), bersama sutradara Garin Nugroho serta sejumlah pemeran film "Merah Sebelum Fajar", yakni Laura Basuki, Tissa Biani, dan Nagra Pakusadewo.

Film "Merah Sebelum Fajar" atau Red Before Dawn menjadi salah satu karya Indonesia yang terpilih mengikuti kompetisi utama festival film internasional tersebut.

Kehadiran Nicholas di TIFF bukan pengalaman pertamanya karena sebelumnya ia pernah terlibat dalam film omnibus "Asian Three-Fold Mirror 2018: Journey" yang diproduksi oleh TIFF bersama Japan Foundation Asia Center.

Nicholas Saputra Ingin Menonton Film-Film Kompetisi TIFF 2026

Saat ditemui ANTARA di karpet merah pembukaan TIFF 2026, Nicholas mengungkapkan ketertarikannya terhadap berbagai film yang ditayangkan selama festival berlangsung.

Menurutnya, Tokyo International Film Festival dikenal menghadirkan pilihan film berkualitas sehingga menjadi kesempatan untuk menikmati karya para sineas dari berbagai negara.

"Saya senang banget nonton juga di festival ini, selain hadir dan datang, tapi juga sering nonton filmnya," ujar Nicholas di Tokyo, Senin (26/10/2026).

Pada penyelenggaraan tahun ini, Nicholas mengaku masih penasaran menyaksikan film-film yang terpilih, terutama karya yang masuk dalam kategori kompetisi.

Festival tersebut dijadwalkan berlangsung selama sepuluh hari, mulai 26 Oktober hingga 4 November 2026.

Meski demikian, tidak seluruh pemain "Merah Sebelum Fajar" memiliki kesempatan untuk mengikuti rangkaian pemutaran film karena harus kembali menjalani kegiatan profesional lainnya.

"Aku nggak sempat nonton, kebetulan besok harus pulang pagi-pagi, Tissa (Biani) juga," ungkap Laura Basuki.

Film Merah Sebelum Fajar Bersaing di Kompetisi Utama

Film "Merah Sebelum Fajar" karya Garin Nugroho membawa kisah berlatar Indonesia pada 1946, satu tahun setelah Proklamasi Kemerdekaan.

Cerita film tersebut mengikuti perjalanan Frans, karakter yang diperankan Nicholas Saputra, bersama empat tokoh lain dari latar belakang berbeda.

Kelima karakter itu melakukan perjalanan melintasi Indonesia dengan membawa sebuah dokumen penting.

Kehadiran film tersebut dalam kompetisi utama TIFF 2026 menjadi bagian dari partisipasi perfilman Indonesia dalam festival internasional yang diselenggarakan di Tokyo.

Nicholas bersama para pemeran dan sutradara menghadiri upacara pembukaan sekaligus memperkenalkan karya tersebut kepada publik festival.

Laura Basuki dan Tissa Biani Antusias Jalani Debut di TIFF

Pelaksanaan karpet merah Tokyo International Film Festival 2026 berlangsung di tengah hujan yang terus mengguyur kawasan acara.

Namun, kondisi cuaca tersebut tidak mengurangi antusiasme para pemain film Indonesia yang hadir dalam pembukaan festival.

Bagi Laura Basuki, Tissa Biani, dan Nagra Pakusadewo, kehadiran di TIFF 2026 menjadi pengalaman pertama mereka mengikuti festival tersebut secara langsung.

"Ini pengalaman pertama aku, melihat langsung Tokyo Film Festival, terus ngeliat antusias-antusiasnya, walaupun semuanya keadaannya lagi hujan, tapi tetap semuanya seru," ujar Laura.

Tissa Biani juga mengungkapkan kegembiraannya karena untuk pertama kalinya mengunjungi Tokyo sekaligus menghadiri festival film internasional tersebut.

"Aku senang banget. Ini juga pengalaman pertama kali aku datang ke Tokyo dan juga Tokyo International Film Festival. Jadi, momen yang nggak bakalan aku lupain. Jadi, seru banget," kata Tissa.

Meski menikmati pengalaman tersebut, Laura dan Tissa tidak dapat mengikuti seluruh rangkaian festival karena memiliki jadwal pekerjaan lain.

Garin Nugroho bahkan sempat melontarkan candaan mengenai kesibukan para pemain filmnya yang harus segera kembali menjalani proses pengambilan gambar proyek berikutnya.

"Laris semua bintang filmnya," canda Garin.

Nagra Pakusadewo Bawa Dua Film ke Festival Tokyo

Selain Nicholas Saputra, perhatian juga tertuju kepada Nagra Pakusadewo yang untuk pertama kalinya menghadiri Tokyo International Film Festival.

Putra aktor Tio Pakusadewo tersebut terlibat dalam dua film yang dijadwalkan diputar selama penyelenggaraan TIFF 2026.

Selain membintangi "Merah Sebelum Fajar", Nagra juga tampil dalam film "Empat Musim Pertiwi" yang akan menjalani pemutaran perdana di hadapan penonton Jepang pada festival yang sama.

Nagra mengaku bersyukur mendapatkan kesempatan memperkenalkan karya filmnya melalui ajang internasional tersebut.

"Aku juga pertama kali nggak bisa ngomong apa-apa selain bersyukur, bersyukur sama semuanya, sama Tuhan Yang Maha Kuasa. Semoga filmnya (Merah Sebelum Fajar) membawa pesan yang banyak, kebaikan untuk semua penontonnya," tutup Nagra.

Tokyo International Film Festival ke-39 akan terus berlangsung hingga 4 November 2026 dengan menghadirkan berbagai film dari sejumlah negara, termasuk karya Indonesia yang masuk dalam program kompetisi.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026