
Pantau - Polres Jayapura melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait kericuhan di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Papua.
Olah TKP dilakukan sehari setelah kerusuhan yang terjadi usai pertandingan play off antara Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC.
Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Alamsyah Ali mengatakan penyelidikan dilakukan secara menyeluruh oleh tim penyidik.
“Penyelidikan secara keseluruhan dilakukan oleh tim penyidik untuk mendata kerusakan serta menyelidiki insiden kericuhan yang terjadi di Stadion Lukas Enembe setelah pertandingan babak play off antara Persipura Jayapura menghadapi Adhiyaksa FC,” kata AKP Alamsyah Ali.
Polisi melakukan pendataan terhadap kerusakan fasilitas dan kendaraan yang terdampak kerusuhan.
Menurut Alamsyah Ali, situasi di Kabupaten Jayapura pascakerusuhan saat ini sudah kembali kondusif.
Aktivitas masyarakat di wilayah tersebut juga disebut berjalan aman dan lancar.
Kericuhan terjadi setelah laga play off promosi Championship musim 2025/2026 antara Persipura Jayapura kontra Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe pada Jumat, 8 Mei 2026.
Pertandingan tersebut dimenangkan Adhyaksa FC dengan skor 1-0 atas Persipura Jayapura.
Gol kemenangan Adhyaksa FC dicetak oleh Adilson Silva pada masa tambahan waktu babak pertama.
Hasil tersebut membuat tim asuhan Ade Suhendra memastikan promosi ke Super League.
Setelah pertandingan berakhir, terjadi kericuhan yang menyebabkan puluhan kendaraan roda dua dan roda empat terbakar.
Sejumlah fasilitas di dalam Stadion Lukas Enembe juga mengalami kerusakan akibat aksi massa.
Pihak kepolisian akhirnya menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa yang melakukan pembakaran kendaraan dan perusakan fasilitas stadion.
- Penulis :
- Gerry Eka





