
Pantau - Aparat kepolisian melumpuhkan seorang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB saat melakukan penyerangan terhadap kendaraan yang melintas di jalur trans Nabire–Paniai, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah.
Kapolda Papua Tengah Jermias Rontini mengatakan tindakan dilakukan setelah aparat menerima laporan masyarakat terkait gangguan keamanan terhadap warga yang melintas di ruas jalan tersebut.
“Benar adanya kejadian itu. Saya telah menerima laporannya dan saat ini anggota kita telah melakukan pengamanan di lokasi kejadian,” kata Jermias Rontini.
Dalam peristiwa tersebut, seorang sopir berinisial AP mengalami luka-luka dan telah dibawa ke Rumah Sakit Moenamani untuk mendapatkan perawatan medis.
Aparat kepolisian bersama personel BKO Brimob bergerak menuju lokasi kejadian setelah menerima laporan gangguan keamanan.
Saat tiba di lokasi, aparat mendapat perlawanan dari anggota KKB sehingga terjadi kontak tembak.
Dalam kontak tembak tersebut, aparat melakukan tindakan tegas dan terukur hingga satu anggota KKB tewas tertembus peluru.
“Tindakan di lapangan berhasil melumpuhkan satu anggota KKB,” ujar Jermias.
Setelah kontak tembak berakhir, aparat melakukan penyisiran di lokasi kejadian.
Dari hasil penyisiran, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu pucuk senjata api rakitan kaliber 5,56 mm beserta amunisi, senjata tajam, dan barang lain yang diduga milik kelompok tersebut.
Pelaksana Tugas Kapolres Dogiyai Denis Arya Putra mengatakan gangguan keamanan tersebut meliputi aksi penembakan terhadap kendaraan warga sipil serta perusakan mobil.
Personel BKO Brimob Resimen III yang sedang melakukan patroli rutin kemudian melakukan penyisiran di wilayah Kali Kasuari dan Kampung Idadagi, Dogiyai.
Dalam operasi tersebut, aparat melumpuhkan seorang anggota TPNPB-OPM Kodap XI Odiyai Dogiyai Batalyon 03 Degeianouda bernama Napison Tebai.
Pihak kepolisian menyatakan masih terus melakukan pendalaman untuk memastikan keterlibatan jaringan kelompok bersenjata dalam rangkaian aksi penyerangan tersebut.
- Penulis :
- Gerry Eka





