Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Lifestyle

Angka dalam Bahasa Thailand: Panduan Lengkap untuk Pemula

Oleh Latisha Asharani
SHARE   :

Angka dalam Bahasa Thailand: Panduan Lengkap untuk Pemula
Foto: Ilustrasi (Freepik)

Pantau - Bahasa Thailand memiliki sistem angka yang unik dan berbeda dari bahasa-bahasa lain. Jika sobat pantau berencana untuk berkunjung ke Thailand, mempelajari angka dalam bahasa Thailand sangatlah penting. Mengerti angka ini akan membantu kalian dalam berbagai situasi, seperti berbelanja, memesan makanan, atau bertanya tentang waktu. 

Artikel ini akan membantu kalian memahami dasar-dasar angka dalam bahasa Thailand, mulai dari angka satuan hingga angka besar. Yuk simak!

Angka Dasar dalam Bahasa Thailand

Berikut adalah angka 1 hingga 10 dalam bahasa Thailand:

  1. หนึ่ง (nùeng) - Satu
  2. สอง (sǒng) - Dua
  3. สาม (sǎam) - Tiga
  4. สี่ (sìi) - Empat
  5. ห้า (hâa) - Lima
  6. หก (hòk) - Enam
  7. เจ็ด (jèt) - Tujuh
  8. แปด (bpàaet) - Delapan
  9. เก้า (gâo) - Sembilan
  10. สิบ (sìp) - Sepuluh

Untuk angka 11 hingga 19, pola yang digunakan adalah menggabungkan kata สิบ (sepuluh) dengan angka satuan. Misalnya, angka 11 adalah สิบเอ็ด (sìp èt), angka 12 adalah สิบสอง (sìp sǒng), dan seterusnya.

Puluhan dan Ratusan

Setelah memahami angka dasar, kalian bisa mulai mempelajari angka puluhan dan ratusan. Sama seperti dalam bahasa Indonesia, angka puluhan dalam bahasa Thailand dibuat dengan menambahkan angka dasar setelah kata สิบ (sepuluh). Misalnya:

  • ยี่สิบ (yîi sìp) – Dua puluh
  • สามสิบ (sǎam sìp) – Tiga puluh
  • สี่สิบ (sìi sìp) – Empat puluh

Untuk angka ratusan, kata yang digunakan adalah ร้อย (rói), seperti:

  • หนึ่งร้อย (nùeng rói) – Seratus
  • สองร้อย (sǒng rói) – Dua ratus
  • สามร้อย (sǎam rói) – Tiga ratus

Ribuan hingga Jutaan

Jika kalian perlu menyebutkan angka ribuan atau bahkan jutaan, bahasa Thailand memiliki kata-kata khusus untuk itu:

  • พัน (phan) untuk ribuan
  • หมื่น (mùuen) untuk puluhan ribu
  • แสน (sǎen) untuk ratusan ribu
  • ล้าน (lâan) untuk jutaan

Misalnya:

  • หนึ่งพัน (nùeng phan) – Seribu
  • หนึ่งหมื่น (nùeng mùuen) – Sepuluh ribu
  • หนึ่งแสน (nùeng sǎen) – Seratus ribu
  • หนึ่งล้าน (nùeng lâan) – Satu juta

Cara Menggunakan Angka dalam Kehidupan Sehari-hari

Memahami angka sangat penting ketika sobat pantau berada di Thailand. Misalnya, jika kalian sedang berbelanja di pasar tradisional, harga barang sering kali ditulis dalam angka Thailand. Sebagai contoh:

  • 100 baht akan ditulis sebagai ๑๐๐ (sistem angka Thailand menggunakan simbol berbeda dari angka Arab).

Menggunakan angka dalam percakapan sehari-hari, seperti saat menawar barang atau memesan makanan, juga akan memudahkan interaksi dengan penduduk lokal. Contohnya, jika kalian ingin memesan dua porsi nasi goreng, kalian bisa mengatakan ขอข้าวผัดสองจาน (khǒ khâao phàt sǒng jaan), yang berarti “Saya ingin dua piring nasi goreng.”

Tips Menghafal Angka dalam Bahasa Thailand

Berikut adalah beberapa tips untuk menghafal angka dalam bahasa Thailand:

Gunakan secara rutin

Saat kalian sedang mempelajari angka, coba gunakan angka-angka tersebut dalam percakapan sehari-hari. Misalnya, hitung barang-barang di sekitar kalian atau sebutkan harga barang yang kalian temui.

Flashcards

Buat flashcards dengan angka dan simbol Thailand. Cara ini akan membantu kalian menghafal angka dengan lebih cepat.

Latihan mendengarkan

Dengarkan percakapan orang Thailand yang melibatkan angka, seperti di pasar atau saat mereka berbicara tentang harga barang.

Gunakan aplikasi belajar bahasa 

Ada banyak aplikasi yang bisa membantu kalian menghafal angka dan kosakata lainnya dalam bahasa Thailand.

Kesimpulan

Memahami angka dalam bahasa Thailand adalah keterampilan dasar yang sangat berguna, terutama jika kalian berencana untuk tinggal atau bepergian ke Thailand. Meskipun pada awalnya mungkin terdengar sulit, dengan latihan dan penggunaan sehari-hari, kalian akan segera terbiasa. Dengan menguasai angka ini, kalian akan lebih mudah berkomunikasi dan merasakan pengalaman yang lebih kaya selama berada di Thailand.

Penulis :
Latisha Asharani