
Pantau - Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon melakukan pertemuan bilateral dengan Duta Besar Republik Federal Jerman untuk Indonesia Ralf Beste di kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, guna membahas penguatan kerja sama kebudayaan kedua negara termasuk pembaruan nota kesepahaman dan percepatan repatriasi objek bersejarah.
Pertemuan tersebut menyoroti hubungan Indonesia dan Jerman yang telah terjalin selama puluhan tahun melalui Agreement on Cultural Cooperation sejak 1988.
" Kami ingin memperkuat kerja sama dengan Republik Federal Jerman. Indonesia dan Jerman memiliki kerangka perjanjian kerja sama kebudayaan sejak 1988. Jadi mungkin ini saatnya untuk kita perbaharui kerja sama tersebut," ungkap Fadli Zon.
Ia menilai kerangka kerja sama yang telah berjalan lebih dari tiga dekade itu perlu diperbarui agar selaras dengan dinamika global dan perkembangan prioritas kedua negara.
Penguatan Rumah Budaya Indonesia dan Diplomasi Budaya
Selain pembaruan MoU, pertemuan juga membahas penguatan platform pusat kebudayaan Indonesia melalui pengembangan Rumah Budaya Indonesia.
" Kami ingin memperkuat hubungan antarmasyarakat dengan kehadiran Rumah Budaya Indonesia di Jerman. Sekarang kita punya Rumah Budaya Indonesia di KBRI Berlin," ujarnya.
Kehadiran Rumah Budaya Indonesia di Berlin diharapkan menjadi jembatan agar budaya Indonesia semakin dikenal luas di Jerman.
Kementerian Kebudayaan menyatakan komitmennya memajukan kebudayaan Indonesia di tingkat internasional melalui diplomasi budaya dengan negara sahabat.
Repatriasi Fosil dan Kerja Sama Film
Dalam pertemuan tersebut juga dibahas rencana diskusi dan dialog terkait repatriasi sejumlah fosil yang berada di Jerman.
Fosil yang menjadi perhatian antara lain 13 fosil Manusia Purba Sangiran yang saat ini berada di Museum Senckenberg.
Selain itu, kedua pihak membahas rencana kerja sama produksi film bersama yang mengangkat tokoh Georg Eberhard Rumphius, naturalis Jerman yang pernah tinggal di Ambon.
"Bidang kebudayaan seperti sejarah, film, buku, serta diskusi repatriasi pengembalian objek cagar budaya perlu kita bangun kerangkanya melalui pendekatan yang berbeda dan dapat disesuaikan. Kerja sama di bidang permuseuman juga tidak kalah pentingnya," ungkap Ralf Beste.
Menutup pertemuan, Fadli Zon menyampaikan kesiapan menyambut kunjungan kenegaraan Presiden Republik Federal Jerman Frank Walter Steinmeier ke Indonesia pada 9 Maret 2026 serta rencana pertemuan dengan Direktur Frankfurt Book Fair yang akan hadir dalam rombongan tersebut.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







