HOME  ⁄  Lifestyle

Dua Artisan Muda di Yunnan Lestarikan Patung Kucing Keramik Ikonis dengan Sentuhan Modern

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Dua Artisan Muda di Yunnan Lestarikan Patung Kucing Keramik Ikonis dengan Sentuhan Modern
Foto: (Sumber: Pan Xingwei memperagakan teknik pembuatan patung kucing keramik kepada para wisatawan di workshop kucing keramik di Kota Tua Xizhou, Prefektur Otonom Etnis Bai Dali, Provinsi Yunnan, China barat daya, pada 29 April 2026. (ANTARA/Xinhua/Xing Guangli).)

Pantau - Dua artisan muda asal Yunnan, China, Su Yue dan Pan Xingwei, melestarikan patung kucing keramik tradisional atau wamao dengan mengembangkan produk kreatif berbasis budaya di Kota Tua Xizhou, Prefektur Otonom Etnis Bai Dali.

Regenerasi Warisan Budaya Takbenda

Su Yue dan Pan Xingwei merupakan murid dari Su Longxiang, perajin senior yang telah menekuni seni patung kucing keramik selama lebih dari 30 tahun.

Sebagai pewaris budaya takbenda tingkat provinsi, Su Longxiang membimbing generasi muda untuk menjaga keberlanjutan tradisi tersebut.

Keduanya kini mengelola bengkel pembuatan patung kucing keramik yang juga menjadi pusat edukasi bagi wisatawan.

Inovasi dan Edukasi untuk Wisatawan

Terinspirasi dari bentuk tradisional, mereka menghadirkan inovasi dengan menggabungkan unsur modern dalam produk yang dihasilkan.

Selain memproduksi kerajinan, mereka juga membuka kelas dan pengalaman langsung bagi pengunjung untuk membuat patung kucing keramik.

Kucing keramik sendiri merupakan dekorasi khas masyarakat Yunnan yang biasa ditempatkan di atap atau balok pintu sebagai simbol budaya lokal.

Pada 2023, kerajinan ini resmi masuk dalam daftar warisan budaya takbenda tingkat provinsi di Yunnan.

Upaya kedua artisan muda ini menjadi bagian penting dalam menjaga eksistensi budaya tradisional di tengah perkembangan zaman.

Penulis :
Ahmad Yusuf