HOME  ⁄  Lifestyle

Kontroversi Met Gala 2026 Menguat Usai Keterlibatan Jeff Bezos Jadi Sorotan Publik

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kontroversi Met Gala 2026 Menguat Usai Keterlibatan Jeff Bezos Jadi Sorotan Publik
Foto: (Sumber: Tangkapan layar unggahan Instagram The Met Gala. (ANTARA/Instagram themetgalaofficial).)

Pantau - Met Gala 2026 di New York kembali digelar sebagai ajang mode bergengsi, namun kali ini memicu kontroversi setelah keterlibatan miliarder Jeff Bezos sebagai salah satu tokoh utama acara.

Kehadiran Bezos Picu Kritik dan Spekulasi

Pendiri Amazon Jeff Bezos bersama Lauren Sánchez Bezos hadir sebagai ketua kehormatan dalam acara yang diikuti sekitar 450 tamu elite di Metropolitan Museum of Art.

Keterlibatan Bezos sebagai penyandang dana utama memicu spekulasi, termasuk isu akuisisi Condé Nast yang menaungi Vogue.

Sejumlah kritik juga muncul dari kelompok aktivis, salah satunya melalui poster di New York.

Juru bicara kelompok Everyone Hates Elon mengatakan, "Saya menyukai budaya selebritas dan mode seperti orang lain, tetapi keterlibatan Bezos membuat Vogue tampak tidak relevan."

Ia menambahkan, "Jangan bilang Bezos terlibat karena selera modenya".

Selain itu, absennya politisi Zohran Mamdani turut memutus tradisi kehadiran pejabat kota dalam acara tersebut.

Tema “Fashion is Art” Angkat Tubuh dan Identitas

Tahun ini, Met Gala mengusung tema “fashion is art” yang berkaitan dengan pameran “Costume Art”.

Kurator Andrew Bolton menjelaskan konsep tersebut menyoroti hubungan antara tubuh manusia dan busana.

Ia mengatakan, "Dengan tubuh yang mengenakan pakaian sebagai benang merahnya."

Pameran menghadirkan sekitar 200 karya seni yang dipadukan dengan 200 busana dan aksesori, mencakup tema tubuh seperti kehamilan, penuaan, disabilitas, hingga ketelanjangan.

Bolton juga menyoroti kurangnya keragaman dalam industri mode saat ini.

Ia mengatakan, "Saya merasa kita tidak melihat keragaman sebanyak yang Anda lihat dulu di runway."

Pengamat mode Cally Blackman turut mengkritik pergeseran fungsi acara.

Ia mengatakan, "Masalah dengan gala ini adalah kontraproduktif. Ini bukan tentang mode, ini tentang publisitas. Saya pikir banyak daya tariknya telah hilang karena didanai oleh Jeff Bezos."

Met Gala tetap menjadi salah satu acara paling populer dengan sekitar satu miliar penayangan global serta berfungsi sebagai ajang penggalangan dana bagi museum.

Penulis :
Ahmad Yusuf