
Pantau - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan pelaksanaan Car Free Day atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor di Jalan Rasuna Said merupakan upaya pemerintah memperlihatkan Jakarta sedang berbenah dan menghadirkan ikon baru.
“Kenapa diadakan di Jalan Rasuna Said ini? Kami ingin memperlihatkan kepada publik bahwa Jakarta sedang berbenah,” kata Pramono Anung Wibowo.
Menurut Pramono, kawasan Jalan Rasuna Said yang sebelumnya dipenuhi ratusan tiang monorel mangkrak kini telah berubah setelah tiang-tiang tersebut dirobohkan.
Ia menyebut meskipun pembangunan di Jalan Rasuna Said masih berlangsung, antusiasme masyarakat sangat tinggi sehingga Pemerintah DKI membuka CFD dan berbagai kegiatan di kawasan tersebut.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana memberlakukan CFD di Rasuna Said secara efektif mulai 1 Juni 2026 setelah seluruh pekerjaan di kawasan itu selesai dikerjakan.
“Nantinya secara efektif akan kami lakukan per 1 Juni. Kenapa ini diadakan? Karena memang permintaan publik yang luar biasa dan tadi saya juga surprise dan kaget,” ujar Pramono Anung Wibowo.
Ribuan Warga Antusias Nikmati CFD Perdana Rasuna Said
Sebelumnya, ribuan warga terlihat antusias melakukan berbagai aktivitas pada hari pertama CFD di Jalan Rasuna Said setelah kawasan tersebut dibuka sebagai area Hari Bebas Kendaraan Bermotor.
Warga melakukan berbagai aktivitas seperti berjalan kaki, bersepeda, jogging, dan olahraga lainnya sejak pagi hari di kawasan tersebut.
Meski proses pembangunan kawasan masih berlangsung, masyarakat tetap antusias memanfaatkan area tersebut untuk berolahraga dan beraktivitas.
Salah satu warga bernama Laila mengatakan dirinya memilih Jalan Rasuna Said untuk menikmati CFD bersama teman dan keluarga karena ingin mencoba suasana baru selain di kawasan Bundaran HI.
- Penulis :
- Gerry Eka





