
Pantau - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyerukan kepada masyarakat agar menjadikan kekayaan budaya Indonesia sebagai kekuatan untuk mempererat persatuan bangsa di tengah keberagaman yang dimiliki Indonesia.
“Kita harus tetap sadar bahwa bangsa kita ini adalah bangsa yang besar, bangsa yang mega diversity dan perbedaan-perbedaan itu harus kita jadikan sumber kekuatan bukan ancaman perpecahan,” ujar Fadli Zon saat memperingati Hari Kebangkitan Nasional di Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta, Rabu.
Fadli menegaskan sejarah perjuangan bangsa tidak bisa dipisahkan dari masa kini dan masa depan sehingga semangat para pendiri bangsa harus terus dilanjutkan.
Fadli Soroti Pentingnya Persatuan di Tengah Geopolitik Dunia
Menurut Fadli, kondisi geopolitik global yang penuh tantangan saat ini membuat semangat persatuan dan kesadaran menjaga kedaulatan bangsa, termasuk kedaulatan budaya, menjadi sangat penting.
Ia mengajak masyarakat memanfaatkan budaya sebagai alat untuk memajukan kebudayaan nasional sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945.
"Di bidang kebudayaan kita juga memajukan kebudayaan nasional kita di tengah peradaban dunia dengan semangat untuk melindungi mengembangkan memanfaatkan dan membina kebudayaan sesuai dengan pasal 32 ayat 1 Undang-undang Dasar 1945," katanya.
Fadli juga menegaskan kebudayaan harus menjadi identitas dan jati diri bangsa sekaligus bagian dari pengembangan ekonomi budaya Indonesia ke depan.
Tiga Pameran Digelar di Hari Kebangkitan Nasional
Dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026, Fadli turut meresmikan tiga pameran di Museum Kebangkitan Nasional.
Pameran tersebut meliputi pameran lukisan temporer Science SciaArt 8.0, pameran bertajuk "Merawat Memori" hasil kolaborasi Joseph L. Spartz, serta aktivasi “Rebahan di Asrama Stovia”.
Kegiatan itu digelar untuk memperkenalkan sekaligus mengajak masyarakat meresapi sejarah sekolah Stovia yang menjadi bagian penting kebangkitan nasional Indonesia.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





